NOTE : FOLLOW SEBELUM BACA!
Bagaimana jika seseorang mengalami perpindahan jiwa setelah kematian nya?, ini yang dialami oleh seorang pelajar.
yuk ikuti cerita ini dengan fany dan sistem 10!
start : 15 agust
end : -
☘☘☘☘☘
-𝘿𝙞 𝙡𝙖𝙧𝙖𝙣𝙜 𝙥𝙡�...
"Eughh," leguh seseorang saat merasakan kepalanya berdenyut pusing.
10%
20%
35%
56%
67%
89%
99%
100%
Proses selesai
"Hai, nona. Saya adalah sistem10 yang akanmenemani andadi dunia novel ini."
Suara hologram robot yang bernada datar bergema di kepala Fanny. Ya, orang yang mengeluh kesakitan adalah Fanny.
"Seperti yang saya ucapkan tadi, nona. Saya adalah sistem 10 yang akan menemani anda di dunia novel ini," ucap sistem mengulangi perkataan tadi.
"Dunia novel?" beo fanny merasa heran sekaligus tidak percaya.
"Iya, nona. Anda sekarang berada di dunia novel," ucap sistem seolah olah mengisyarat kan tegas bahwa Fanny sekarang sedang berada di dunia novel.
Fanny melotot terkejut ternyata yang ia alami sekarang adalah kenyataan. "Holly shit!"
"Nona, bisakah anda janganmengumpat, anda sekarang menjadi pusat perhatian."
Fanny pun melihat ke sekitar, yang dimana semua orang bisik-bisik dan menatap Fanny jijik.
Fanny membalas mereka dengan senyuman canggung. "Ugh, ini memalukan," gumam Fanny masih mempertahankan senyuman nya.
"Dasar menjijikkan. Selain gembel, dia juga seorang penyakit jiwa, ya. Senyum dan berteriak sendiri, seperti orang bodoh," ucap seorang wanita yang langsung di setujui oleh orang-orang disana.
Fanny hanya bisa diam tidak membalas ucapan wanita yang terang terangan menyindir nya. Berbeda dengan isi hatinya yang sudah mengumpati wanita keriput itu.
"Wanita tua sialan. Tidak sadar diri jika dia juga terlihat menyedihkan," umpat Fanny dalam hati.
Tiba-tiba terlintas ide iseng di otak Fanny. Ia yang tadi tersenyum sendiri sekarang tiba-tiba menangis tersedu sedu, dan kembali tertawa keras layaknya orang frustasi.
Orang-orang di sekitar melongo melihat berbagai ekspresi Fanny. "Sepertinya dia sudah mulai gila. Ayo kita cepat-cepat pergi dari sini!" wanita tua itupun lari terbirit birit di ikuti oleh orang-orang awam lainnya.
Saat melihat mereka sudah pergi, Ekspresi Fanny yang tadinya tertawa sekarang berganti menjadi ekspresi datar. "Orang aneh."
"Nona."
Fanny terjengkit kaget saat suara hologram itu kembali muncul. "Kau benar-benar nyata?" pertanyaan konyol keluar dari mulut Fanny.
"Saya adalah sistem yang di rancang oleh dunia, dan tugas saya sekarang adalah menemani anda disini dan memberikan anda beberapa tugas. Tentu, nona. Saya nyata meskipun tidak terlihat di mata anda maupun orang lain."
"Memberikan aku tugas? Maksudnya?" tanya Fanny penasaran dengan maksud sistem.
"Itu akan terjawab nanti, nona. Setelah anda beradaptasi di dunia novel ini, anda akan diberikan tugas langsung oleh penguasa dunia."
"Ah, jadi aku hanya disuruh menunggu, ya. Biar waktu yang menjawab nya, begitu?" ucap Fanny mengeluarkan opini nya.
"Ya, nona."
Fanny mengangguk faham. "Baiklah, aku sekarang masuk di dunia novel, kan. Dunia novel apa yang kau maksud," Fanny menodong kan berbagai pertanyaan ke sistem 10.
"Dunia novel adalah dunia yang dibuat sendiri oleh author khusus untuk para pemain cerita, anda nanti akan menyaksikan berbagai interaksi para pemain cerita secara langsung, dan karna anda sekarang memasuki dunia ini, anda juga sudah di anggap salah satu pemeran figurandisana."
"Dan, aku memasuki novel apa," tanya Fanny cukup penasaran dengan ia berada di novel mana.
"Novelyang anda umpati habis-habisan, nona."
Fanny mengkerutkan kening nya. "Aku tidak ingat, bisakah langsung kau sebutkan judul nya," pinta Fanny tidak sabaran.
"Love ForYou."
"Ash, shit. Sepertinya hari ini dan seterusnya adalah hari kesialan ku," Fanny mengacak ngacak rambutnya frustasi, yang awalnya berantakan sekarang semakin berantakan. Gimbal.
"Anda sudah mengingat nya, nona?"
"Siapa yang tidak ingat pada novel sialan itu. Sungguh tidak sejalan dengan pikiran ku."
"Ini sudah takdir, nona. Anda mati di tikam seseorang, dan sekarang kembali hidup lagi meskipun di dunia berbeda."
"Ya, ini takdir yang sulit ku terima. Mati di tikam seseorang dan sekarang harus hidup di dunia novel yang paling ku benci. Mungkin butuh beberapa bulan untuk aku menerima plottwistdi hidup ku ini."
"Saya turut merasakan kesedihan anda, nona. Disini ada saya yang akan selalu menemani dan memberikan saran pada setiap langkah anda."
"Kau robot tapi bisa merasakan emosi negatif manusia, ya. Canggih juga," sarkas Fanny, tidak biasanya robot bisa merasakan emosi negatif maupun positif manusia.
"Saya di rancang sebaik dan se canggih mungkin, nona. Sebelumnya terimakasih atas pujian anda."
"Hey, aku tidak memuji mu tau! Sekedar kagum saja bahwa robot di dunia ini canggih sekali," Fanny mengangkat dagu nya tinggi-tinggi.
"Ini berkat rancangan dunia, nona."
Fanny tidak membalas ucapan hologram yang menggema di pikirannya, ia sibuk dengan pikirannya sendiri langkah apa yang harus ia ambil selanjutnya.
❀ ✿ ❀ ✿ ❀ ✿ ❀ ✿ ❀ ✿
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.