HAPPY READING
.
.
.
.
Fanny terbangun pada sore hari, matahari yang menyinari bumi berangsur angsuran surut.
Fanny lantas bangkit dari tidurnya untuk duduk di tepi ranjang. "Sistem, jam berapa ini?"
"4 sore, nona."
"Aku akan mandi, tolong siapkan baju untukku berjalan jalan nanti malam, dan siapkan sepasang baju tidur," Fanny beranjak dari duduk nya menuju kamar mandi. Ia akan membersihkan dirinya sebelum kembali menjelajahi dunia barunya.
40 menit kemudian.
Fanny keluar dari kamar mandi. Terlihat, kepalanya di baluti oleh handuk.
Fanny melihat sepasang dress berwarna hitam berlengan pendek di atas kasur nya. Ia buru buru mengenakan pakaian tersebut. Lengkap dengan tas selempang berwarna putih.
Fanny melihat penampilan nya di cermin, memukau sekali dirinya!
Puas dengan kecantikan nya sendiri, ia mengucapkan terimakasih kepada sistem nya. "Terimakasih, sistem."
"Sudah tugas saya, nona."
"Aku ingin melihat statusku sendiri. Status," Fanny penasaran berapa point nya yang tersisa.
Status
Kafanny Quenzee Aurella
Kecantikan : 70%
Keimutan : 50%
Kepintaran : 86%
Kesehatan : 40%
Keahlian : multitalenta
Point : 9.808
_______________________
"Astaga, point ku berkurang banyak sekali. Aku harus mengurangi pembelian di toko sistem."
Fanny mendesah kecewa saat melihat point nya sudah berkurang banyak, belum juga satu hari.
"Sepertinya nanti malam aku membawa barang bawaan banyak. Ada banyak barang yang harus aku beli."
Setelah menulis apa saja yang akan ia lakukan nanti malam, Fanny beranjak dari duduk nya mengambil tas selempang nya. Berniat untuk pergi sekarang.
Keluar dari area hotel, Fanny memasuki pusat perbelanjaan yang ada di kota ini.
Seperti yang terjadi saat di taman, ia sekarang menjadi topik perbincangan dari para pengunjung.
Aduh, cantik dan imut sekali, dia. Cocok untuk menjadi menantu ku.
Ga nyesel gua jalan-jalan ke mall, ketemu bidadari.
Dia kan yang viral itu, dilihat langsung dia memang cantik sekali.
Eh, iya. Dia kan yang viral di taman.
Aduhai, cantiknya bini gue.
Fanny menghiraukan mereka, dia terus berjalan sampai berhenti di depan toko elektronik. Fanny pun memasuki toko tersebut dan membeli sebuah ponsel dan laptop untuk dirinya.
Dirasa sudah membeli apa yang ia inginkan, Fanny pun berjalan untuk mencari toko alat tulis. Ia harus mempersiapkan alat tulis dari sekarang sebelum masuk di sekolah barunya.
Setelah membeli barang dan beberapa kebutuhan lainnya, dia bergegas kembali ke hotel. Fanny sungguh tidak sabar berkencan dengan kasur yang empuk dan lebar itu.
KAMU SEDANG MEMBACA
TRAVEL (rombak ulang)
Novela JuvenilNOTE : FOLLOW SEBELUM BACA! Bagaimana jika seseorang mengalami perpindahan jiwa setelah kematian nya?, ini yang dialami oleh seorang pelajar. yuk ikuti cerita ini dengan fany dan sistem 10! start : 15 agust end : - ☘☘☘☘☘ -𝘿𝙞 𝙡𝙖𝙧𝙖𝙣𝙜 𝙥𝙡�...
