Part 3

929 45 2
                                        

HAPPY READING
.
.
.
.

"Ah... Aku tau, seperti di novel lainnya. Aku di berikan misi dan akan mendapatkan point atau hadiah entah itu berupa hidup atau mati. Begitu, kan?" beruntung nya di kehidupan pertama Fanny, ia selalu membaca novel tentang transmigrasi di platform gratisan.

"Tepat dengan yang anda ucap kan, nona."

"Kalau begitu, jelaskan apa saja misi itu," titah Fanny.

"Misi ini bersifat tidak pasti, nona. Kadang muncul di saat genting ataupun di sela-sela kehidupan sehari hari. Misi dari dunia sudah di acak, susah maupun mudah tidak ada yang tau, nona."

"Ah, tidak pasti, ya. Itu berarti misi tersebut bisa muncul kapan saja? Misi dari tingkatan mudah sampai susah. Bagaimana jika aku tidak sempat atau aku sedang tidur dan tiba-tiba misi yang di berikan dunia muncul?"

"Itu tidak akan terjadi, nona. Jika anda sedang dalam waktu istirahat seperti tidur, saya akan mengaktifkan mode tidur, jadi anda tidak akan terkena hukuman atau apapun itu."

Fanny menyemburkan tawa lepas nya. "Yang benar saja, mode tidur?! Itu sudah seperti handphone saja," Fanny menghentikan tawanya, meskipun masih geli dengan kata mode tidur.

"Meskipun begitu, fitur tersebut dapat menghindari anda terkena hukuman."

"Yah, aku terkesan dengan persiapan matang dunia yang menciptakan mu. Bahkan sampai memperhatikan kenyamanan ku."

"Terimakasih atas pujiannya, nona."

"Aku tidak mengelak, ini memang pujian bagus. Ku harap kau ada fitur upgrade, agar bertambah canggih."

"Apakah anda tidak puas dengan fitur saya yang sekarang, nona? Butuh sebulan penuh untuk upgrade ke mode dewa."

"Mode dewa? Sepertinya kau menyimpan banyak rahasia, ya. Jelaskan apa itu mode dewa, jika ada tingkatan mode, sebutkan mode apa saja."

"Ada beberapa tingkat, nona. Yaitu Sistem, Dewa, dan terakhir Petapa Agung."

"Oh wow, petapa agung sepertinya terlihat keren di kau. Butuh syarat apa saja agar kau bisa menjadi petapa agung?"

"Sepertinya mustahil untuk saya menjadi mode petapa agung, nona. Untuk upgrade kesana butuh waktu lama, tapi ada satu cara agar anda bisa meringkas waktu tersebut."

"Jelaskan secara rinci!"

"Yaitu dengan anda menjadi orang pertama yang menggunakan magis di zaman modern ini."

"Dukun dong!"

"Bukan seperti itu, nona. Yaitu dengan mempunyai kekuatan super, meskipun hasilnya 00,001% nona."

"Masuk akal juga. Di zaman ini mana ada yang percaya kekuatan super. Itu sudah seperti kebohongan waktu kecil," Fanny memikirkan bagaimana konyol nya jika ia mengaku memiliki kekuatan super. Ugh, pasti akan jadi bahan tertawaan.

"Dan, pastinya sekarang tidak ada yang ahli dalam mengajarkan kekuatan super. Pastinya akan sulit dan kemungkinan hampir tidak bisa," Fanny menggigit bibir dalam nya.

"Di toko sistem, ada buku yang khusus menjual bagaimana caranya memunculkan dan mengendalikan kekuatan magis, nona."

TRAVEL (rombak ulang) Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang