-Happy reading all 💖
:
:
:
Pagi yang cerah diruangan Fatah....
Fatah sudah terbangun lebih dulu dari tidur nya, ia menatap suaminya yang sebentar lagi akan menjadi mantan suami.
"Kamu kalo tidur tuhh keliatan tenang banget kak... Tapi sayang nya kalo bangun kamu jadi brengsek" ucap Fatah sambil mengelus surai hitam Zikri.
"Ughh.." Zikri perlahan membuka mata nya.
"Eh? Kamu kenapa? Butuh sesuatu?" Tanya Zikri sambil mendudukkan dirinya.
"I-itu aku haus kak..." Ucap Fatah.
"Ah! Kaya nya minum disini abis, aku beli dulu ya tah, sekalian aku juga mau membeli sarapan" ucap Zikri sambil beranjak dari duduk nya dan pergi.
"Makasih ya kak..." Ucap Fatah sambil tersenyum dan di balas senyuman oleh Zikri.
Zikri pun pergi ke kantin rumah sakit untuk membeli makanan dan minum yang dia bilang tadi.
Saat perjalanan menuju kantin seorang wanita muda menyapanya.
"Zikri?"ucap wanita itu yang ternyata Aurel.
"Aurel?!" Sentak Zikri.
"Ngapain kamu kesini?" Tanya Zikri.
"Aku kesini nyari kamu, aku hamil dan seperti yang di rencanakan waktu itu, kamu bakalan nikahin ku, ya kan?" Ucap Aurel memberi tahu Zikri.
"Iya, nanti aku bilang ke yang lain dulu ya, nanti aku kabarin kamu lagi, serang kamu mau pulang atau ke dokter kandungan?" Tanya Zikri.
"Aku mau pulang aja" ucap Aurel.
"Yaudah ayok aku anterin pulang" ucap Zikri seakan lupa dengan Fatah.
Sementara di ruangan Fatah..
"Kaka lama banget aku tidur dulu deh" ucap Fatah lalu memejamkan kan matanya untuk tidur kembali.
Setelah Fatah tertidur ada seseorang berpakaian dokter memakai kacamata hitam dan masker medis.
"Aku tau ini jahat tapi kamu harus jadi milikku" ucap orang itu lalu membawa Fatah ke kursi roda dan membawanya pergi dari rumah sakit tersebut.
"Ini ya dek pesenan nya"ucap ibu Kantin tersebut.
"Oh iya Bu jadi berapa?" Tanya Zikri.
"Semuanya 75 ribu dek" jawab ibu itu.
"Oh iya ini ya Bu" ucap Zikri memberikan uang selembaran berwarna merah.
"Oh bentar dek kembalinya" ucap ibu itu ingin menga uang kembalian.
"Ambil aja Bu, makasih ya Bu"ucap Zikri lalu pergi.
"Eh dek makasih ya!" Ucap ibu itu saat Zikri berjalan menjauh dari kantin itu.
Zikri pun segera berjalan menuju ruangan Fatah.
"Fatah in-" betapa terkejutnya Zikri saat melihat ranjang Fatah kosong tak ada orang, bahkan ia sempat berfikir salah masuk ruangan dan melihat ke pintu depan.
"Tah kamu dimana?!" Ucap Zikri sambil mencari Fatah diruangan tersebut, namun nihil tak ada orang di ruangan itu.
Seketika Zikri terduduk lemas tak berdaya di ranjang Fatah sambil menatap kosong ke depan.
"A-aku harus telfon yang lain"ucap Zikri lalu merogoh sakunya untuk mengambil handphone nya.
Skip setelah Zikri menelfon semuanya dia kembali terduduk lemas dan tak terasa air matanya mulai jatuh.
Setelah mendapat kabar dari Zikri Meraka langsung menuju ke rumah sakit itu.
Sesampainya yang lain di sana, semuanya palik dan gelisah.
"Kamu tuh gimana sih?! Jagain anak saya aja kamu ga mampu! Apa lagi ngurus anak!" Ucap bunda indah tak sengaja.
"Indah tenang" ucap mommy Fani menenangkan.
"Kok bisa sih?! Kamu kemana sampe Fatah bisa ilang kaya gini?! Papa sama bunda kecewa Zikri!" Ucap papa Alex penuh emosi.
"Tenang dulu Lex" ucap Daddy Reyhan mengelus punggung papa Alex.
"Maaf.." Ucap lirih Zikri yang hanya bisa menunduk kan kepalanya.
"Udah sekarang Kamu ceritain gimana kejadiannya" ucap Daddy Reyhan.
"Jadi gini..." Zikri pun menceritakan semuanya.
"Akh! Zikri! Kamu ga cuma satu kali bikin papa kecewa, papa beneran kecewa sama kamu" ucap papa Alex menekankan kata kata nya.
"Aku minta maaf pah, Bun" ucap Zikri.
"Udah mending sekarang kita tanya perawat dan minta mereka untuk mengecek cctv" ucap kak Bana
"Iyah Bana bener, ayok kita cek cctv-nya"ucap kak Nadia menyetujui ucapan Zikri.
"Iyah ayok" ucap Dinda lalu semuanya pergi menemui meja perawat di rumah sakit itu.
Setelah mereka berada di meja perawat mereka melaporkan semua kejadian yang dialaminya.
Dan perawat itu melihat cctv yang ada di seluruh bagian rumah sakit.
Sementara disisi lain...
"Ugh... A-aku dimana?.." tanya Fatah ketakutan.
"Kamu sudah bangun?" Ucap seseorang dibalik kegelapan yang ada di ruangan itu.
"K-kamu siapa?! J-jangan m-macem macem ya!" Ucap Fatah yang sekarang ini benar benar ketakutan.
"Ini aku masa depan mu sayang.."ucap orang itu mendekat.
"J-jangan mendekat!!" Ucap Fatah dengan lemas memundurkan tubuh nya ke belakang.
"Hey? Aku tidak jahat, aku hanya menginginkan mu saja sayang" ucap orang itu yang kini tepat berada di depan Fatah yang sudah terpojok.
:
:
:
-Thank you all 💗
Haii maaf yaa kalo nunggu lama, jujur ini cuma cerita iseng aja dan aku kira Gabakalan ada yang baca😅
Aku gabisa banyak up untuk bulan ini dan bulan depan, karena aku banyak tugas di sekolah dan di rumah jadi belum bisa up banyak atau ngetik banyak.
Aku juga mau bilang makasih sama yang udah baca, vote, sama komen, aku jujur seneng banget loh ngeliat nya.
Sekali lagi makasih semuanya segini dulu lanjut nanti yaaa...
JANGAN LUPA:
VOTE
FOLLOW
KOMEN
Bay..bay👋👋
KAMU SEDANG MEMBACA
PERNIKAHAN TANPA CINTA//B×B
Teen Fiction⚠️Ini hanya cerita fiksi/cerita hayalan ⚠️ Yang bukan dari kaum kami mending ga usah baca tapi kalo kepo sih gapapa🤭
