Tak terasa kini sudah 5 tahun lamanya semenjak Fatah melahirkan.
Kini anak yang Fatah kandung sudah tumbuh menjadi bocah laki-laki yang aktif dan ceria.
Di sebuah tadika semua anak berlarian ke arah orang tua nya masing masing, begitu juga dengan Alvin dan Elvin yang berlari memeluk Fatah.
"Pipi tadi kak Al nakalin El☹️" adu Elvin pada Fatah.
"Engga pipi, Al ga sengaja☹️" ucap Alvin.
"Al udah say sorry ke El?" Tanya Fatah lembut sambil menatap wajah kedua anaknya.
"Belum pipi..." Lirih Al.
"El I am sorry yaa" ucap Alvin
"Iya El maafin, janji ga ulangi?" Ucap Elvin mengacaukan jari kelingkingnya.
"Iya Al Promise☹️" lesu Alvin.
"Udah yuk pulang om Galuh udah nungguin tuh"ucap Fatah kepada kedua anak nya.
"Papa, pipi! No no om!" Ucap Elvin.
"Iya papa, pipi minta maaf ya " ucap Fatah.
"Okee pipi" senyum Elvin.
Fatah pun menggenggam tangan kedua anak nya.
"Papa!!" Seru Alvin dan Elvin memeluk Galuh yang mereka anggap sebagai papa mereka.
"Hayy, gimana school nya?" Tanya Galuh pada mereka.
"Seru papa! Tadi El kenalan sama Evin!" Jawab Elvin dengan antusias.
"Evin?" Tanya Galuh dan Fatah serempak.
"Kevin pih pah" jawab Alvin.
"Oh, yaudah ayo kita pulang" ucap Fatah.
"Ihh pipi mahh kita kan mau jalan-jalan" ucap El lesu.
"Iya Tah kita makan di luar aja sekalian jalan jalan" ucap Galuh.
"Tapikan-"
"Sutth udah ayo" ucap Galuh membuka pintu mobil nya.
Mereka pun pergi kesebuah mall yang cukup besar di daerah sana.
"Kita makan dulu ya" ucap Galuh dan di anggukki oleh semuanya.
"Mau makan dimana?" Tanya Galuh pada Fatah.
"Umm aku ngikut aja deh" jawab Fatah.
"Kamu mau makan apa?" Tanya Galuh.
"Aku kangen cumi bakar bunda.." lirih Fatah yang sekarang tertunduk.
"Hufft... Yaudah gimana kita ke resto itu aja, disana jual cumi bakar sama tempura kesukaan anak anak" tunjuk Galuh ke salah satu restoran.
"Umm Yaudah ayo" ucap Fatah lalu mereka pun pergi ke restoran itu.
Galuh dan Fatah pun menggandeng tangan kedua anak itu.
Setelah mereka makan, Alvin dan Elvin meminta bermain di play ground, dan yang pasti dituruti oleh Fatah dan Galuh.
Setelah cape bermain Alvin dan Elvin pun tertidur, karna melihat anak anak nya tertidur Fatah pun meminta pulang.
:
:
Setelah sampai, Galuh pun memberhentikan mobilnya tepat di depan pintu rumah.
"Selamat malam tuan" ucap seluruh penjaga yang ada di depan pintu.
"malam" ucap Galuh dan Fatah.
"Udah sini aku aja yang gendong mereka" ucap Fatah.
" Ga usah biar aku aja, kamu kasiin kunci mobil nya ke penjaga ya, suruh taro garasi" ucap Galuh membawa Alvin dan Elvin masuk kedalam rumah.
"Yaudah, nanti kalo bangun pagil aku aja ya" ucap Fatah dan di anggukki oleh Galuh.
"Pak tolong masukin ke garasi ya" ucap Fatah kepada salah satu penjaga.
"Baik tuan" ucap penjaga itu.
"Jangan panggil aku tuan, panggil Fatah aja" ucap Fatah tersenyum.
"Baik dek Fatah" ucap seluruh penjaga.
"Yaudah aku masuk dulu ya" ucap Fatah.
"Baik dek Fatah selamat malam dan selamat beristirahat" ucap seluruh penjaga.
"Ya, kalian juga jangan lupa istirahat" ucap Fatah lalu masuk kedalam rumah.
Didalam..
"Al sama El udah tidur?"tanya Fatah pada Galuh yang baru saja keluar dari kamar Alvin dan Elvin.
"Udah, sekarang kita juga harus tidur " ucap Galuh.
"Kamu duluan aja ke atas nya, aku mau ngeliat mereka dulu" ucap Fatah lalu masuk ke dalam kamar Alvin dan Elvin.
"Good night dua jagoan pipi, sweet dream "
Cupp.. cupp..
Ucap Fatah lalu mengecup kening kedua putranya itu.
Setelah mengucapkan selamat malam pada putranya Fatah pun kembali ke kamar nya.
Walaupun Fatah dan Galuh tinggal serumah tetapi mereka tak tinggal sekamar, dan walaupun Galuh dianggap papa oleh Alvin dan Elvin tetapi Fatah dan Galuh tidak memiliki hubungan apa pun.
:
:
:
- thank you all 💗
Makasih udah nungguin aku up, segini dulu ya.
Jangan lupa:
Vote
Follow
Komen
Bayy...bayy👋👋
KAMU SEDANG MEMBACA
PERNIKAHAN TANPA CINTA//B×B
Teen Fiction⚠️Ini hanya cerita fiksi/cerita hayalan ⚠️ Yang bukan dari kaum kami mending ga usah baca tapi kalo kepo sih gapapa🤭
