5. Hari Sial (Atha)

187 143 63
                                        

Salam kenal dari Gadis Polos...

⚠️Warning!!!⚠️
Mohon bijak dalam membaca, plagiat dilarang mendekat, ini murni karya saya tolong kerja samanya!!!

Selamat membaca!!!
Maaf banyak typo bertebaran!!!

*

*

*

*

*

Menghindar dan diam bukanlah jalan
untuk menyelesaikan masalah, itu hanya
langkah penundaan untuk masalah yang lebih
besar nantinya. Kalian bukan pembaca hati,
perlu ada komunikasi untuk menyelesaikan
masalah secara benar

-Atha-

*

*

*

*

*

Kring

Kring

Kring

Bel pertanda waktu pulang sudah berbunyi, semua murid bergegas membereskan peralatan sekolahnya lalu segera menuju ke luar kelas.

Dikelas Delvi dan Ava...

Delvi ingin beranjak dari bangkunya tapi ke duluan dengan kedatangan Ava yang memasang wajah memelas, Delvi hanya menatapnya Ava dengan malas.

"Del sori, ane nggak bermaksud begitu," ucap Ava memelas.

"Yo!" jawab Delvi jutek.

Ava menarik nafas panjang lalu berkata. "Udahlah, jangan diam-diam nggak baik lho."

"Jadi ngibul orang boleh?" tanya Delvi, dingin.

Ava yang mendapat pertanyaan itu gelagapan, "Hehehe, nggak Del,"

"So?"

"Maaf," ucap Ava, memelas.

"Salah orang, minta maaf ke Atha gih," ujar Delvi, lalu melangkah ke luar kelas.

Ava hanya mampu menatap punggung Delvi yang mulai tengelam dari balik tembok lalu melangkah ke arah luar kelas.

Di sisi lain, di kelas Atha dan Parida...

Terlihat Atha yang tergesa-gesa ke luar kelas, dia berlari menuju ke arah ruang OSIS. Oh iya lupa, selain ikut organisasi Pramuka Atha juga ikut beberapa organisasi seperti OSIS dan futsal, sekarang ia menjabat sebagai ketua OSIS mengantikan jabatan Ava satu bulan yang lalu, nggak usah kaget pas tau Ava mantan OSIS ya wkwk, jahil-jahil begitu ia juga banyak mengikuti organisasi seperti OSIS dan basket. Bahkan tahun lalu terpilih menjadi ketua OSIS dengan 85% suara dan menjadi ketua basket sampai sekarang.

Kembali ke topik awal, Atha yang sudah sampai di ruang OSIS disambut dengan adik kelasnya yang centil, sebut saja dia Ara.

"Bang Atha baru sampai ya?" tanya Ara, terdengar basah basih ditelinga Atha tapi Author rasa bukan hanya Atha saja yang merasakan, kalian yang baca jugakan?

"Hm," Atha hanya membalas dengan cuek.

Ara tidak menghiraukan dengan Atha yang cuek, ia tetap gencar menarik perhatian Atha dengan hal-hal yang tidak berbobot.

Asmaraloka_DelTha [TAHAP REVISI]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang