Mereka akhirnya kembali tenang dan mulai asik dengan dunia mereka, Zhu Yan?
Siluman besar itu hanya melihat dan sesekali membunyikan loncengnya karena ancaman dari Wen Xiao yang cukup menyeramkan,
'Bunyikan sesekali lonceng mu itu disaat kau duduk diam jika tidak aku akan sttt' Wen Xiao membuat gerakan dengan pisaunya dan mengarahkan ke lehernya dan itu sungguh menyeramkan.
Kenapa semenjak kejadian dia pingsan itu mereka semua terlihat pemarah? Bahkan sedikit protektif.
Semuanya kembali berjalan lancar seperti seharusnya, Semuanya asik dengan dunia mereka tapi..
KENAPA BAI JIU SEPERTI ANAK AYAM BEGINI?
Dia benar - benar duduk di dekatnya dan benar - benar memegang ujung baju yang dia gunakan saat ini, kenapa anak ini seperti ini sih?
"Akhh" teriakan kesakitan dari Zhu Yan itu membuat semuanya kaget Bahkan Bai Jiu yang berada didekat Zhu Yan sampai menjatuhkan botol obat yang di pegang,
"Zhu Yan ada apa?" Tanya Wen Xiao dengan nada panik
Zhu Yan hanya bisa mendengar nada panik dari teman - temanya itu, dia juga tidak tau kenapa akhir - akhir ini Badan nya terasa sangat lemah bahkan mengeluarkan sedikit spiritual saja bisa membuat dia lelah.
Zhou Yichen yang menatap Zhu Yan itu hanya bisa terdiam walaupun hanya mengerang tapi Zhou Yichen paham ada yang salah dengan tubuh siluman ini.
Zhu Yan akhirnya menyerah dia mulai membaringkan tubuhnya di kasur dan membiarkan Ying Lei juga Bai Jiu memeriksanya, aku tidak akan mati cepat kan?
"Zhu Yan kenapa aura jahatmu menutupi tubuh mu? Ini tidak seperti biasanya?" Celetuk Wen Xiao membuat Zhu Yan kembali membuka matanya yang tadi terpejam untuk menahan rasa tidak nyaman di tubuhnya, dan melihat Wen Xiao dia? Memakai kekuatan bai zhe untuk melihat dirinya,
"Tidak apa-apa Wen Xiao semuanya baik-baik saja, pasti ada yang salah sedikit" jawab lirih Zhu Yan membuat semuanya menatap tidak percaya ke arah siluman itu
"Kau kembali berbohong"
"Kau pikir aku percaya?"
Ujar Yichen dan Pei Sijing membuat Zhu Yan hanya menggeleng pelan anak - anak ini tidak bisa di bohongi lagi,
Zhu Yan hanya melihat sekilas dia kembali fokus untuk melihat apa yang terjadi dengan dirinya sebenarnya,
Zhou Yichen kembali melihat Zhu Yan dia memang merasa ada yang aneh dengan siluman ini kenapa rasanya dia sangat lemah? Padahal awal Meraka bertemu dia sangat kuat tapi ini? Sedikit bergerak saja sepertinya sangat melelahkan.
"Ketua Zhou ada yang ingin bertemu dengan anda"
Zhou Yichen yang mendengar itu ingin sekali menyuruh orang yang datang itu pergi saja karena dia saat ini harus fokus dengan Zhu Yan, tapi Zhu Yan tau kalau Dia akan menolak jadi Zhu Yan dengan tegas menyuruh nya untuk bertemu dengan orang itu.
"Pergi temui orang itu Yichen aku baik - baik saja, jangan menunda hal yang penting demi aku" ujar Zhu Yan pelan dengan gerakan tangan mengusir Zhou Yichen.
Yichen yang melihat itu hanya bisa menurut walaupun sebenarnya ingin menyela kalau Zhu Yan juga hal penting untuknya saat ini.
~~
Yichen mengikuti pengawalnya untuk melihat siapa yang datang
Tunggu kenapa tubuh itu sangat familiar?,
"Kau!?"
"Dimana Zhu Yan?" Tanya orang itu dengan nada dinginnya membuat pengawal yang juga bersama Zhou Yichen merasa terintimidasi dan kenapa Ketua melihat orang itu dengan mata permusuhan?
"Kenapa kau ada disini? Apa mau mu? Kau ingin membuat masalah lagi? Dan untuk Zhu Yan jangan berharap kau bisa melukainya lagi" jawab Yichen dengan tangan yang sudah mengeluarkan pedangnya
Orang yang mendengar kata terakhir dari Zhou Yichen itu seperti sangat tidak senang, Bahkan dia juga mulai mengeluarkan pedang nya.
Kedua orang itu saat ini sama - sama mengarahkan pedang ke arah masing-masing, pengawal tadi yang bersama Zhou Yichen merasa kalau ini tidak akan berakhir baik jadi dia langsung berlari menuju arah kamar Zhu Yan dan yang lainnya berada saat ini.
Dua orang itu tetap diam
"Jangan berpikir hanya aku yang menyakiti Zhu Yan, kau juga sering menyakitinya Ketua Zhou" ujar orang itu dengan nada remeh membuat Yichen membulatkan matanya
Ya dia akui Setengah dari Keadaan Zhu Yan saat ini karena dirinya, hanya mulut nya yang sering berbicara kasar tapi itu tidak mungkin tidak membuat Zhu Yan terluka kan? Wen Xiao sering bilang padanya kalau Mulutnya ini sudah terlalu jahat jika menyindir Zhu Yan.
Dia tau itu tapi bukankah lebih parah orang yang didepannya? Dia membuat Zhu Yan menanggung beban yang bukan perbuatan nya?.
"Jangan lupa Kau juga ikut andil dalam hal ini" jawab Yichen mengingatkan orang yang didepannya
~~
"Nona Wen, ketua bertengkar dengan orang yang dia temui saat ini!" Sentak pengawal itu membuat semua yang berada diluar itu tersentak,
Wen Xiao bahkan langsung berdiri dan berlari menuju ruang utama karena dia tau Zhou Yichen jika sudah mengamuk akan sudah untuk menghentikan nya.
Semuanya juga ikut tapi tidak dengan Zhu Yan dia seperti nya tertidur karena dupa yang dibakar oleh Bai Jiu di samping tempat tidurnya.
~~
Ctashh
Suara pedang terdengar jelas oleh Wen Xiao bahkan Pei Sijing langsung menyiapkan panahnya untuk membantu Zhou Yichen,
"Ke-kenapa dia ada disini?" Ujar Bai Jiu terkejut dia sangat kaget melihat orang yang berada di depannya saat ini,
Kenapa dia ada disini?
Bukannya dia sudah mati?
Dan dia mati tepat didepan kami semua?
Wen Xiao, Pei Sijing dan juga Ying Lei juga sangat terkejut dengan pemandangan didepan ini.
Kedua orang itu tidak menghiraukan keempat orang yang baru datang tadi mereka tetap bertengkar walaupun dari yang dilihat tidak ada aura permusuhan tapi entah kenapa rasanya pertarungan ini seperti hanya ingin mengasah kemampuan pedang keduanya?.
"Li Lun?"
Zhou Yichen dan Li Lun berhenti seketika karena mendengar panggilan lirih itu keduanya langsung melihat ke arah pembuat suara.
Bruk
"Zhu Yan!!"
"Zhu GE!!"
••••
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Ganteng kali woy hehe, ekhm kenalin Tuan Muda Li Lun ahayy
Welcome back Li Lun Ge
'aku minta saran kalau misalnya aku tambahin pemeran diluar FOF kalian mau ngak?