"hahaha!!"
Tawa Pei Sijing kali ini benar - benar sangat lepas dia merasa kalau kejadian ini sangat - sangat lucu, Wen Xiao juga sudah menahan tawanya tapi sayangnya tidak bisa.
Kalian ingat keempat Orang tadi kan? Yang sibuk memamerkan hal yang tidak masuk akal?, sekarang mereka sedang dihukum oleh Sang Siluman besar kesayangan semua orang.
Iya keempatnya dihukum oleh Zhu Yan,
Dan kalian tau apa yang di lakukan Zhu Yan sehingga membuat Pei Sijing meledakkan tawanya bahkan Wen Xiao juga?
Keempat anak itu disuruh berdiri dengan kaki diangkat sebelah dan jangan lupa tangan yang saling memegang telinga masing - masing dan itu sudah terjadi selama 1 jam bahkan Keempatnya sudah memohon untuk dimaafkan tapi tau kan tadi Mood Zhu Yan sedang turun? Ya begitu mereka menjadi sasaran nya.
Bai Jiu? Anak itu asik menyalahkan Ying Lei begitu juga sebaliknya dan Zhou Yichen juga ikut menyalahkan Li Lun dan sama mereka juga ikut saling menyalahkan orang disamping mereka masing - masing.
Zhu Yan hanya bisa mengurut pelan pelipisnya astaga kenapa anak nakal ini bertambah 2? Yang 2 itu saja sudah susah mengurus nya apalagi ini?
Dan kenapa Zhou Yichen tiba - tiba menjadi cerewet begini? Bahkan Li Lun membalas ejekan dari Zhou Yichen dengan mulut yang lebih cerewet juga.
Dia lelah? Demi dewa Dia lelah dengan anak - anak ini
Ada yang mau tidak? Dia melelang keempat anak ini? Kurangnya? Disaat mereka bercampur dunia bisa hancur dengan kelakuan mereka.
Keempat pemuda itu tetap melaksanakan hukuman Yang diberikan oleh Zhu Yan walaupun Di selingi dengan Omelan dari yang lainya.
Zhu Yan hanya bisa menghela nafas pelan dan itu sudah kesekian kalinya, dan karena dia sebenarnya cukup terhibur dengan kelakuan keempat orang ini jadi dia sudahi saja
"Sudah"
Keempat pemuda yang mendengar ucapan Zhu Yan itu langsung duduk di tempat mereka berdiri tadi dan jangan lupa ikatan yang mengikat Li Lun dan juga Zhou Yichen juga ikut terlepas.
Keempat nya langsung melihat ke arah Zhu Yan yang sedang memejamkan matanya, sambil mengurut pelan pelipisnya pelan.
"Zhu ge" panggil Bai Jiu pelan dia sedikit takut kakaknya ini akan kembali mengamuk
"Hm"
Mendengar deheman dari Zhu Yan Bai Jiu langsung berdiri dan duduk tepat di samping Zhu Yan."Kalian tetap disana" baru akan berdiri ketiga pemuda itu sudah diperingatkan oleh Zhu Yan untuk tidak beranjak dari tempat mereka saat ini.
Ying Lei, Li Lun dan Juga Zhou Yichen hanya bisa menghela nafas pelan dan sedikit menahan jengkel.
Jengkel kenapa?
Karena Bai Jiu saat ini sedang mengulurkan lidahnya dan mengejek Ke tiga orang itu dan berbicara pelan
"Haha lihat aku tetap kesayangan Zhu GE" ucap itu sangat pelan bahkan tidak mengeluarkan suara sedikitpun tapi bagi Dewa gunung, Mantan Siluman hebat dan Ketua Biro apa yang Susah dari penafsiran itu?
Pei Sijing dan Wen Xiao melihat itu dengan jelas dan Pei Sijing kembali menyemburkan tawanya yang membuat ketiga pemuda itu makin jengkel saja,
'Cih awas kau Bai jiu'
'Bocah ini, aku pasti akan menggantungnya nanti'
'Xiao Jiu kenapa sangat menyebalkan sekali'
Gerutuan itu hanya bisa ditahan di dalam hati mereka masing - masing karena mereka tau kalau Bai Jiu mungkin akan menjadi kesayangan Zhu Yan Selanjutnya setelah Wen Xiao.
"Ada apa Xiao Jiu?"
"Hehe ge, Apa Gege masih merasa pusing?" Tanya Bai Jiu Dengan mengurut pelan telapak tangan Zhu Yan pelan siapa tau bisa meredakan pusing Kakak besarnya ini
"Sudah tidak terlalu pusing" jawab Zhu Yan pelan dia tau sepertinya Bai Jiu ingin berbicara sesuatu yang lumayan penting
"Kenapa? Apa yang ingin kamu bicarakan jiu'er" lanjut Zhu Yan dan mulai membuka perlahan matanya dan menatap Bai Jiu yang tepat disampingnya saat ini,
Bai Jiu sebentar cukup ragu untuk membicarakan ini dia takut kakanya ini akan menolak bagaimana pun dia juga sedikit ragu tentang teman guru- ahh maksud teman mantan gurunya yang katanya adalah tabib dewa.
"Emm begini ge, aku ingin membawa Gege bertemu seseorang tapi-" ucapan Bai Jiu terhenti begitu saja karena dia merasa sangat ragu sekarang
Zhu Yan yang melihat keraguan hanya bisa mengelus pelan kepala Bai Jiu
"Aku ada kenalan tabib yang pernah mendapat julukan tabib dewa tapi aku ragu karena pertemuan kami itu hanya sekali dan aku tidak tau dia sekarang ada dimana karena dia sering berpindah tempat" Bai Jiu yang mendapat usapan itu langsung melanjutkan ucapannya.Zhu Yan terdiam dia sepertinya tau tapi untuk bertemu dengan orang itu lagi sepertinya agak canggung bukan?
Semuanya terdiam sampai celetukan Kedua orang yang terikat tadi memecahkan keheningan
"Apa salahnya kita cari? Aku bisa menyuruh bawahan ku untuk mencari kabar dulu"
" Selagi bisa dicari kenapa tidak?"
Ujar Li Lun dan Zhou Yichen bersamaan
Semua orang yang mendengar ucapan kedua pemuda itu pun ikut mengangguk, Zhu Yan yang melihat itu hanya bisa pasrah sepertinya ada aturan baru di tim ini
'Disaat semua sudah setuju jadi tunggu apa lagi, ayo laksanakan'
Li Lun tiba - tiba mengeluarkan sebuah giok dan mulai berbicara Entah apa yang dibicarakan Li Lun tapi selah 5 menit pemuda itu kembali menyimpan giok bewarna biru muda tadi dan mulai fokus ke arah Zhu Yan yang juga menatapnya.
"Aku sudah menyuruh LanYu untuk mencari orang itu jadi mungkin beberapa hari lagi kita akan kesana"
Jelas Li Lun singkat dan yang lain hanya mengangguk dan mulai sibuk dengan urusan masing-masingUrusan apa?
Cukup Zhu Yan yang frustasi karena kelakuan diluar akal mereka kalian jangan.
•••

KAMU SEDANG MEMBACA
All Story
Short Storytentang beberapa Couple persahabatan yang ngak bisa bersatu dan ending yang bikin sakit hati