🌹WARNING!!🌹
HANYA CERITA FIKSI DAN TIDAK ADA HUBUNGAN DENGAN KISAH NYATA KEHIDUPAN AKTOR ATAU ARTIS YANG MENJADI PEMERAN DI DALAM CERITA INI!!
JANGAN MELAKUKAN PLAGIAT DENGAN MENGAMBIL IDE TANPA SEIZIN PENULIS!!
TERIMA KASIH
Author Point Of View On
Saat Bright sudah memasukkan penisnya masuk ke dalam lubang bawah Gulf, Bright melihat ke arah Gulf sambil tersenyum penuh kemenangan.
"Kenapa menatapku seperti itu hm?" Gulf menatap ke arah Bright dengan tatapan bingung.
"Tidak apa-apa, aku hanya merasa senang saja. Jadi ini yang Mew dan Kao lihat darimu. Aku hampir terlambat menyadarinya." Bright tidak menyangka bahwa dia baru menyadari keindahan di depan matanya itu.
Pantat dan betis Gulf yang besar karena seringnya dia bermain bola dulu membuatnya tampak terlihat semakin seksi. Wajahnya yang mendukung membuat siapapun rela menjadi seorang gay hanya untuk menjadi kekasih Gulf atau sekedar menikmati tubuh Gulf yang seksi.
"Aku masih muda dan tampan. Banyak pria yang menyukai aku." Gulf sengaja mencengkeram milik Bright di dalam sana, entah apa yang dia pikirkan saat ini.
Rasa ketakutan yang sedari awal memenuhi hatinya kini perlahan pergi. Gulf tidak lagi bersikap seperti seorang pemula, namun dia perlahan demi perlahan mulai menggoda Bright dengan sikapnya.
"Eughh.. Iya, dan aku juga termasuk ke dalam orang-orang itu." ucap Bright sambil meringis.
"Kenapa? Apakah terasa sakit di dalam sana?"
"Tentu saja tidak." Bright tertawa kecil menunjukkan wajah sinisnya.
"Ada apa dengan senyum mu hm?" Gulf bertanya.
"Kau awalnya terlihat ketakutan saat aku membawamu ke dalam kamar tadi, tapi sekarang kau menunjukkan ekspresi yang berbeda. Apakah kau memiliki kepribadian ganda?"
"Aku selalu seperti ini. Sikapku bisa berubah-rubah tergantung dengan siapa aku bersama sekarang."
"Pantas saja Mew dan Kao sangat tergila-gila kepadamu."
"Itu semua karena penis mereka yang besar."
"Bagaimana dengan milikku?"
"Aku tidak yakin."
Bright yang merasa tertantang langsung menunjukkan kejantanannya. Dia menyodokkan penisnya ke dalam lubang Gulf dengan kasar. Gulf mendesah kuat seolah merasa kenikmatan.
"Ayo cepat gerakkan lagi! Aku sudah tidak sabar menunggumu memasukkan semuanya lagi dan terus menusuk berkali-kali." Gulf kini telah dikuasi oleh nafsu iblisnya.
"Sepertinya memang benar kata orang."
"Memangnya apa kata orang tentangku?"
"Kau terlihat polos diluar, namun kau sebenarnya.." Bright terdiam karena Gulf meletakkan jari telunjuknya di bibir Bright.
"Diam, dan fokus saja pada kegiatan kita. Apa yang ingin kau katakan selanjutnya membuat aku tidak penasaran lagi."
"Baiklah sayangku, aku akan memuaskan mu malam ini."
Gulf terus mencoba menggoda Bright seolah meminta untuk digagahi. Dia terlihat seperti seorang jalang yang tidak pernah dibelai. Ketika Bright mulai menggerakkan pinggangnya untuk kesekian kalinya, Mew tiba-tiba datang dan langsung menggigit leher Bright. Mew menghisap darah Bright hingga Bright kehabisan darah. Gulf yang melihat hal itu hanya diam.
KAMU SEDANG MEMBACA
ANGEL WINGS (END)
FanficGulf merupakan seorang guru di salah satu sekolah dasar di Thailand. Dia diculik oleh seorang penganut sekte untuk dipersembahkan kepada seorang Iblis yang menyerupai manusia. Iblis itu sengaja menyerupai kekasih Gulf yang telah lama meninggal hanya...
