*KET : 4' = 4 menit/240 detik
*-*
Sikap yang Flora tunjukkan sedari pagi membuat Ella merasa semakin bingung dan menunda untuk bertanya mengenai hubungan istrinya dengan Zee.
"aku duluan ya kak, kelas nya bentar lagi mulai, pulang nya kita mampir ke toko buku yuk, kita beli komik, nanti aku tunggu di parkiran ya" ucap Ella.
Flora mengangguk kecil.
Ella melihat itu menghela nafas lalu tersenyum kecil, memberikan satu buah permen coklat untuk Flora.
"makasi" ucap Flora kemudian berjalan menjauh.
"DIMAKAN KAK" ucap Ella sembari berteriak.
Flora hanya mengacungkan jempol nya.
Kini kegiatan organisasi sudah berkurang, membuat para anggota nya menjadi lebih santai.
Berbeda dengan Flora, gadis itu langsung menuju ruangan nya dan mengerjakan semua sisa pekerjaan yang ada, menunggu kelas Ella selesai.
Berusaha melampiaskan semua perasaan nya yang bercampur aduk.
Ia mengurut kepala nya yang terasa pusing, kejadian semalam terjadi karena dirinya mabuk berat dan menyadari saat pagi tiba ia berada di atas ranjang bersama Zee, bukan dengan Ella.
Perasaan bersalah nya membuat ia berusaha untuk mulai meminimkan interaksi dengan Ella, ia kecewa dan malu pada dirinya sendiri, Saat dirinya sudah menikah, ia melakukan tindakan tercela.
Ia mengeluarkan permen yang Ella beri tadi dan memakan nya.
Kembali melanjutkan kegiatan nya hingga jam kelas Ella sudah berakhir.
Ketukan di pintu membuat nya sedikit tersentak.
"masuk"
Pintu terbuka dan disana ada Christy.
"ada apa?"
Christy menarik orang di samping nya dan menyuruh nya masuk.
Saat mengetahui orang yang dibawa oleh Christy, Flora menatap Zee dengan datar.
"keluar, gak usah bawa orang asing kesini" usir gadis itu.
"Flo, biarin Zee minta maaf dulu" ucap Christy menjelaskan.
"minta maaf? buat apa?" Flora masih berusaha menjaga tempramen emosi nya.
Christy menutup pintu ruangan.
"F-Flo, gua minta maaf, g-gua manfaatin keadaan, gak seharusnya gitu, gua bener-bener minta maaf, lo boleh tampar atau apapun, bakal gua terima, gua juga bakal tanggungjawab, gua bakal nika-"
Flora benar-benar menampar Zee.
"nikah? bullshit! dulu gua cinta banget sama lo, gua ungkapin perasaan yang gua punya, dan apa? lo manfaatin itu! lo tarik ulur hampir 2 tahun Zee, 2 tahun!, dan sekarang lo mau nikahin gua? lucu banget, gua gak akan anggep ada kejadian semalem, that's just my nightmare"
"Lo!" Flora menunjuk wajah Zee.
"bener-bener biadab!, gua gak akan terima pertanggungjawaban lo!" lanjut nya.
Gadis itu akan pergi namun tertahan.
"bokap, gua cuman takut bokap apa-apain lo dan..."
Flora melepas paksa tangan Zee di tangan nya.
Christy hanya memperhatikan semua nya.
"gak terima alasan apapun, gua udah gak ada rasa apa-apa sama lo"
KAMU SEDANG MEMBACA
Lover (END)
FanfictionFlora si ketua BEM, Ella si wakil BEM, Kejadian di ruangan Flora membuat mereka terjalin selamanya.
