12 - Pernyataan

259 33 10
                                        

Guys, jangan galak-galak abis baca part ini

*-*

Sesaat setelah Flora pergi, Zee langsung berbicara pada Christy.

"Lo tau apa keuntungan gua sama kejadian ini?"

Zee tersenyum lebar, dirinya merasa menang.

"Gua bakal ceritain ini sama bokap dan lo tau 'kan gimana selanjutnya? Pertunangan itu bakal batal dan Bokap bakal nikahin gua sama Flora"

Christy mengepalkan tangan nya.

Zee benar-benar menggunakan situasi dengan baik.

Ayah mereka berdua adalah orang yang bertanggungjawab atas semua kehidupan pribadi nya maupun keluarga.

Pastilah ucapan Zee itu akurat apa ada nya.

"Fuck you Zee"

Christy melangkah pergi dari sana.

Zee menghempaskan dirinya ke atas sofa.

Ia memijit pelipis nya, saat Flora mengatakan semua nya, ia teringat dengan ucapan Ella saat dirinya dan Flora berciuman.

"Mereka beneran udah nikah?"

*-*

Flora menatap pantulan dirinya di cermin, ia menghela nafas, lalu kembali melanjutkan mencuci muka dan tangan nya, turut meredakan rasa amarah, kemudian ia langsung menuju parkiran, ia melirik jam pada tangan nya.

"Telat 20 menit" gumam nya.

Flora melangkah lebih cepat.

Begitu tiba, dirinya langsung bisa melihat Ella.

Gadis itu tengah memainkan ponsel nya.

"Maaf ya, kelamaan nunggu"

Ella langsung menoleh lalu tersenyum.

"Gapapa kak, kayak sama siapa aja, lagian Ella juga ngerti, kakak pengurus BEM jadi bakal sibuk" jawab nya lalu mengusap kepala Flora.

Flora mendekat pada Ella dan memeluk gadis itu.

Mendapat perlakuan seperti itu, debaran dalam diri Ella tak terhindar.

"K-kak?"

"Kangen"

Wajah Ella benar-benar memerah.

"K-kak, pelukan nya lanjut di rumah l-lagi ya, k-komik nya takut keburu abis"

Flora melepas pelukan nya lalu masuk ke dalam mobil dengan langkah riang.

Melihat itu Ella tersenyum kembali.

Seperti nya suasana hati Flora sudah baik-baik saja, namun Ella tetap akan bertanya tentang perubahan sesaat itu.

Kini Ella melajukan mobil nya, langsung menuju toko buku terdekat.

Begitu tiba, mereka langsung mengambil komik incaran dan mengantri untuk membayar.

"Rame banget ya yang incer komik ini, untung kita kebagian" ucap Ella.

Diangguki setuju oleh Flora.

"Abis ini kakak mau kemana lagi?"

"Langsung pulang aja, Kita makan di rumah ya"

Ella tersenyum semuringah.

Setelah nya mereka langsung menuju perjalanan pulang.

Sesampainya di rumah, Flora langsung menyiapkan bahan-bahan dan Ella membantu menyiapkan alat makan.

Lover (END)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang