09 - Diakhir 3'

229 29 14
                                        

*KET : 3' = 3 menit/180 detik

*-*

"Kamu anak papa, sudah seharusnya kamu terima semua keputusan yang papa buat Zee! liat Christy, dia anak yang penurut, akhirnya pun dia bahagia sama Muthe"

Zee mengepalkan tangan nya erat, kepala nya tertunduk, menahan rasa kesal.

"aku punya hak buat nentuin siapa pasangan aku! ini hidup aku pah! papa gak punya hak! Dan jangan bandingin aku sama Christy si anak manja itu!"

Ayah Zee mendekati anak gadis nya itu, siap menampar, namun dengan segera Christy berkata.

"pah..., maafin Zee ya, dia lagi gak enak badan, biar aku yang bicarain hal ini sama dia, papa istirahat aja, selamat malam pah, we love you"

Pria itu menghela nafas.

"apapun perlakuan kamu nanti, kamu dan Marsha akan tetap menikah, selamat malam" ucap nya mengakhiri.

Kemudian Pria itu berjalan menaiki tangga dan masuk ke dalam kamar nya.

Christy membawa Zee untuk duduk di sofa, menenangkan saudari kembar nya.

"Zoy"

"gua tau, tapi gua gak mau kayak lo, pake topeng buat ambil kepercayaan papa, maaf udah ngatain lo anak manja tadi, gua kelepasan" Zee memeluk kembaran nya dengan erat.

Christy tersenyum.

"gapapa, gua ngerti"

Mereka melepas pelukan itu.

"Toy, gua mau minta tolong"

"tentang apa? dia?"

Zee mengangguk kecil.

Christy menggeleng.

"kita udah sepakat Zee, kalau tentang dia kita gak boleh pake cara kotor"

*-*

Flora tersenyum.

Ella mencium nya.

Kini mereka kembali merapikan lipstik dan setelah nya mereka keluar, bertemu dengan Olla dan Jessi, kekasih Olla, anggota organisasi UKM tari modern.

"Wadaw, couple hits kampus udah dateng nih" ucap Olla.

Flora hanya menanggapi nya dengan senyum, berbeda dengan Ella, perilaku nya sudah seperti cacing kepanasan.

Merasa malu dicampur dengan rasa bahagia.

"Woi Lay, jaga image dikit ngapa, malu itu si Flora, dikira punya pacar odgj" ungkap Olla.

"cantik gini masa odgj kak..."

"gak mandang fisik jadi odgj mah" lanjut Jessi.

Flora terkekeh.

"kak, jangan ketawa dong, bantuin..." gadis itu sedikit merengek, meminta tolong pada Flora.

Ella langsung memandang kesal pada Jessi dan Olla.

"pantes jodoh" gumam nya.

"udah-udah, ayo masuk" lerai Flora, ia kembali mengaitkan tangan nya pada lengan Ella.

Mereka cantik dengan dress malam itu.

Suasana semakin ramai begitu mereka masuk ke dalam gedung.

"guys, kita gabung sama mereka yuk" ucap Olla sembari menunjuk meja yang sudah terisi dengan teman organisasi BEM.

"kakak duluan aja, Ella mau ke toilet dulu"

Flora mengangguk dan mengikuti Olla serta Jessi.

Dengan tergesa gadis itu pergi menuju toilet terdekat, saat selesai dirinya tidak sengaja menabrak bahu seorang gadis.

Lover (END)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang