Tentang kita yang dulu pernah tertawa di meja yang sama,
Aku melukis segala bentukmu dalam kanvas memori yang tak akan pernah menemui usangnya.
Kita yang dahulu pernah bermesra dalam lautan cinta,
Aku terus memutar segala aksara bahagia yang pernah dirimu sembahkan dengan penuh suka cita.
Tidakkah kamu merasakan bahwa langit malam selalu suram?
Tidakkah kamu pernah sekali saja bertanya tentang penyebab redupnya cahaya bulan?
Dan tidakkah pula kamu kedinginan karena waktu terus saja mengisi jarak di antara aku dan dirimu, Tuan?
—Rayn
January, 12 2025
KAMU SEDANG MEMBACA
SAD QUOTES
Fiksi UmumKamu adalah segala hal yang selalu aku tulis. Dan aku adalah segala hal yang tak pernah kamu baca.
