Hai gusy ada sedikit informasi dari author sebelum kalian lanjut membaca nih!! Author hanya ingin mengingatkan kalo di chapter ini akan berisi adegan sadis, dan dar*h juga kata-kata kasar, jadi hindari membaca saat sedang makan yaa takutnya kalian langsung ga nafsu makan, mungkin segitu saja informasi yang author berikan, terimakasih dan selamat membaca!! -Amaya_lyx
Kaizo meminta yang lain untuk berhati-hati karena mungkin saja peneror itu masih berada di sekitar asrama, Saat Kaizo sedang melihat ke sekeliling mata Kaizo terhenti di Mara, Kaizo Melihat perban yang ada di kaki Mara.
"Apa yang terjadi dengan kaki mu?" - Kaizo
"Ah ini.. hanya luka kecil" - mara
"Kau yakin? Tidak mungkin luka kecil harus sampai di perban Kan?" - Kaizo
Mara hanya terdiam, dia jelas tahu kalau tidak mungkin dirinya bisa berbohong dari seorang Kaizo
"Kaki kakak mara tertembak tadi" - Duri
"Hm? Tertembak?" -Kaizo
"Iya, tapi sudah di obatin sama kak hali, di gendong karena ga bisa jalan" - Duri
"Di gendong? Bisa-bisanya dia mencari kesempatan" -Kaizo
Duri hanya mengangkat bahunya sembari mengerucutkan bibirnya, sangat menggemaskan, Mara mencubit pipi duri karena sangat gemas, sementara duri hanya tersenyum.
Lidya menghampiri Mara dengan terburu-buru tampak sangat gelisah
"Ada apa lid?" - Mara
"Temenin gue ke toilet sih, kebelet banget nih, sumpah" - Lidya
"Aneh-aneh aja sih kamu tuh, orang lagi panik gini kamu malah pengen ke toilet" - ketus mara
"Ya maaf, namanya kebelet, gimana sih" - Lidya
"Ya udah ayo lah" - mara
Mara dan Lidya pergi mencari toilet, tapi mereka tidak izin dulu sebelumnya kalau mereka ingin keluar dari lingkungan kelompok, itulah.. kesalahan fatal mereka yang akan membawa malapetaka..
Saat Lidya masuk ke toilet Mara menunggu tepat di depan toilet, Mara tampak gelisah dan merasa ada sesuatu yang mengintainya.
Dor!!! Dor!!
Dua tembakan tepat mengenai sasaran, yaitu kaki sebelah kanan mara dan tangannya, sontak Mara menjerit karena rasa sakit yang luar biasa dia rasakan.
Dari dalam toilet Lidya sangat panik, Lidya segera membuka pintu kamar mandi, namun itu adalah keputusan yang salah, saat melangkahkan kakinya keluar, 5 tembakan tepat mengenai kepala Lidya, isi kep*la Lidya serta darah berceceran di mana-mana, membuat mara semakin histeris.
Tubuh Mara gemetar dan terduduk di atas genangan Dar*h tepat di samping Maya+ Lidya, Mara tampak ketakutan matanya berkaca-kaca, orang itu memakai jubah hitam dan topeng, orang itu menodongkan pist*l kearah kepala Mara, tubuh Mara gemetar dan matanya berkaca-kaca, namun tak lama itu dengan sekejap mata kepala orang yang menembak mat* Lidya terpisah dari badannya, orang yang menebas penembak mat* Lidya itu adalah Kaizo.
Kaizo berlari kearah Mara dengan anggota PG House lainnya, Sori bertekuk lutut di atas genangan Dar*h dan tepat di depan Maya+ Sang adik, Lidya Natalia.. Sori tak sanggup menahan air matanya, Sori melihat kearah Mara dengan mata penuh kebencian, Sori mendekati Mara tampak sangat marah.
"Lihat apa yang terjadi pada adik gw!!" -Sori
"Bukan.. bukan aku.. aku hanya.." - Mara
"Adik gw mat* karna lo anj"
Sori mengangkat tangannya seperti mengambil aba-aba untuk menampar pipi Mara, namun saat sori akan menampar pipi Mara tangan sori di hentikan oleh Kaizo.
"kau menyalahkan seseorang yang jelas dia juga merasa kehilangan, itu sangat bodoh" - Ketus Kaizo
"Tapi karna dia adikku mat*" - Sori
"Tidak.. tadi Lidya mengajak ku ke toilet.. aku awalnya tidak mau tapi dia memaksa" - Mara
"Alasan macam apa itu, berhenti membela dirimu sendiri sial*n" - Sori
"Lihatlah pakai matamu kalau Mara juga terluka!!"
Halilintar sangat marah, dia mengangkat kerah baju Sori dan menatap tajam ke dalam matanya seraya berkata
"sekali lagi kau berani membentak dan menyalahkan nya, aku tidak segan-segan untuk menebas kepalamu!" - Ketus halilintar
Halilintar melepaskan genggaman nya dari kerah baju Sori membuat Sori terduduk sendu, seraya menatap Mara dengan sangat tajam
"Cih, kau selalu saja melindungi wanita menjijikan, kenapa kau suka padanya?" - Ucap Sori dengan nada mengejek
"Diam, sial*n" -Ketus Hali
"Liat saja, akan ku bun*h dia"
Sori pergi dengan tergesa-gesa, para penghuni PG House tidak ingin memperkeruh suasana, Halilintar mengobati kaki Mara yang terluka
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Tbc
Terimakasih sudah membaca hingga akhir, maaf lama up nya karena lagi sibuk banget, disini yang tersingkirkan baru karakter tambahan ya, di karakter selanjutnya mungkin para bofu atau boel siap-siap saja
Terimakasih ya semuanya, jngan lupa vote untuk mengapresiasi karya tulis ini!!
Hidup lebih lama sehat selalu kalian 💐💐🤍🤍
KAMU SEDANG MEMBACA
PG House [ Updated ]
Mystery / ThrillerPG house adalah sebuah asrama khusus untuk para penyelamat galaxy ia sudah di resmikan dari tahun 1903 namun sayangnya ia di tutup pada tahun 2003 kemudian ia di buka lagi hingga sekarang 2024. Banyak kisah-kisah kelam yang terkandung dalam asrama...
![PG House [ Updated ]](https://img.wattpad.com/cover/360850841-64-k240660.jpg)