Ada suatu masa dimana Korea Selatan dihuni sepenuhnya oleh kaum Werewolf dan dibagi menjadi beberapa klan. Dari sekian banyak klan, ada 4 klan paling terkenal yaitu klan Jeon, klan Park, klan Kim dan klan Choi. Keempat klan itu begitu berpengaruh di...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Park Jimin - Jeon Jungkook
☆☆☆
Setengah jam berlalu dan Jungkook tak kunjung kembali ke rumah sakit. Jimin mulai gelisah di kamar tempatnya dirawat. Hatinya berargumen mengenai kenapa Jungkook tak kunjung datang juga.
Mungkin hujannya masih lebat sehingga ia kesulitan untuk kembali ke rumah sakit, serigalanya berseru dari dalam dirinya. Namun sedetik kemudian sekelebat pemikiran dari sisi manusia Jimin menyela.
Atau jangan-jangan tawarannya untuk mencari Tteokbokki itu hanya omong kosong belaka?
Mengingat Jungkook yang begitu membencinya. Mungkinkah Jungkook membohonginya?
Jimin reflek berdiri dari duduknya.
Benar juga. Mengapa dia tidak memikirkannya?
Jungkook tidak mungkin mau membantunya, seharusnya Jimin tau itu mengingat betapa bencinya Alpha Jeon itu terhadap dirinya.
Jimin menarik nafas dalam-dalam ketika dadanya terasa sakit karena memikirkan kemungkinan itu. Rasa sedih, kecewa, marah, semua bercampur menjadi satu. Omega itu lalu memejamkan mata dan mencoba menginisiatif diri sendiri jika ini bukan kali pertamanya ia terluka karena Jungkook.
"Tidak apa-apa." Gumam Jimin sembari mengusap perutnya sendiri. "Kita beli sendiri Tteokbokki-nya."
Jimin lalu mengenakan sweater nya lagi dan berniat untuk pergi mencari Tteokbokki yang ia inginkan. Namun saat ia hendak membuka pintu kamar, pintu kamarnya sudah terbuka lebih dulu dari luar.
Jimin memekik kaget, namun beberapa detik kemudian ia membulatkan matanya karena tak percaya dengan apa yang ada didepan matanya.
Jungkook kembali dengan rambut dan pakaian yang basah kuyup. Ditangan kanannya ia membawa satu bingkisan kecil pesanan Jimin.
"Astaga, kau..."
Jungkook mengernyit saat melihat penampilan Jimin. "Kau mau kemana?"
"Kupikir kau..."
Jungkook langsung mengerti maksud Jimin. Alpha tampan itu mendengus kesal.
"Tidak ada yang menjual Tteokbokki didepan rumah sakit, jadi aku keluar agak jauh untuk membelinya." Jelas Jungkook sembari menyerahkan bingkisan ditangannya kepada Jimin.
Jimin tak tau harus mengatakan apa, ia benar-benar tak menyangka Jungkook akan melakukan hal ini untuknya.
"Sudah, kan? Kalau begitu aku mau pulang." Kata Jungkook sembari berbalik dan berniat pergi, namun tangan Jimin reflek menahan lengannya.
"Tunggu."
Jungkook kembali menoleh untuk melihat Jimin. "Kau butuh apalagi?"
Jimin juga tidak tau mengapa dia menahan Jungkook. Ia melakukannya secara reflek.