Ada suatu masa dimana Korea Selatan dihuni sepenuhnya oleh kaum Werewolf dan dibagi menjadi beberapa klan. Dari sekian banyak klan, ada 4 klan paling terkenal yaitu klan Jeon, klan Park, klan Kim dan klan Choi. Keempat klan itu begitu berpengaruh di...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Park Jimin
☆☆☆
Sepeninggal Jungkook dari istananya, Seo Joon masuk kembali ke dalam istana dan pergi untuk mengambil bayi Jimin yang dibawa pengasuhnya. Ia hendak membawa bayi itu untuk menemui Jimin sebelum mereka melakukan proses pemakaman untuk Jimin.
Bayi mungil itu sedang tertidur di boks bayinya saat Seo Joon menghampirinya. Seo Joon hanya bisa memandangi bayi yang tengah tertidur tersebut dengan sedih.
Takdir bayi itu sama seperti Jimin dulu saat kehilangan ibunya. Seo Joon seperti kembali ke masa itu, masa dimana ia memandang Jimin saat bayi sembari memikirkan akan seberat apa hidupnya nanti tanpa sesosok ibu.
"Alpha Park." Sang pengasuh dengan bersimbah air mata turut bersedih dengan apa yang terjadi hari ini. "Apa benar Omega Park tak selamat?"
Seo Joon mengangguk. "Jimin sudah berusaha keras untuk mencoba tetap hidup. Tapi Moon Goddess berkehendak lain."
Tangisan sang pengasuh semakin tak terkendali mendengar ucapan Seo Joon. Ia lalu ikut menatap bayi Jimin yang masih meringkuk di tempat tidurnya. "Malang sekali nasib Alpha kecil ini."
"Kita semua akan merawat bayi Jimin bersama-sama. Dia harus tetap tumbuh dengan kasih sayang yang berlimpah."
Ya, untuk saat ini tujuan Seo Joon hanyalah membesarkan cucunya seperti ia membesarkan Jimin dulu. Ia tak akan membiarkan bayi Jimin hidup dalam penderitaan.
Karena sang bayi tak kunjung terbangun dari tidurnya, Seo Joon pun terpaksa membawa paksa bayi tersebut untuk menemui Jimin. Bayi tersebut menggeliat saat berada dalam pelukan Seo Joon, namun matanya tetap terpejam dengan ibu jari yang masuk ke dalam mulutnya.
"Ayo temui ibumu untuk terakhir kalinya."
Seo Joon bersama bayi Jimin dan pengasuhnya lalu pergi ke kamar tempat Jimin berada. Namun sebelum mereka sampai kesana, tiba-tiba seorang dokter berlari menghampirinya dengan panik.
"Alpha Park! Alpha Park!"
Seo Joon tentu saja kaget karena tiba-tiba sang dokter menghampirinya.
"Ada apa dokter Park?"
Sang dokter nampak kewalahan untuk menjelaskan karena nafasnya tersengal-sengal. Namun tangannya memberi isyarat ke arah kamar Jimin.
"Omega... Omega Park..."
Seo Joon kebingungan, namun ia reflek memberikan bayi Jimin ke pengasuhnya sebelum berlari ke arah kamar Jimin. Dengan tergesa ia masuk ke kamar putranya tersebut dan terkejut lah ia saat melihat apa yang terjadi didepannya.
Beberapa tim medis berdiri menghalangi ranjang milik Jimin. Namun saat Seo Joon masuk ke kamar tersebut, mereka langsung menyingkir dari pandangan Seo Joon sehingga Seo Joon bisa melihat apa yang terjadi pada Jimin.
"Oh, demi Moon Goddess." Bisik Seo Joon, antara percaya tak percaya.
Namun semuanya terasa sangat nyata. Didepannya, tepat diatas ranjang, nampak seseorang yang bertelanjang dada tengah duduk dan menatapnya.
"Ayah?" Panggil sosok tersebut, pelan namun terdengar sangat keras diruangan yang mendadak hening.
"Tidak mungkin..."
Seo Joon tak percaya ini. Di hadapannya nampak sosok yang tak lain adalah Omega cantik dengan senyumannya yang begitu memikat dan mata bersinar dengan warna merah darahnya.