Ada suatu masa dimana Korea Selatan dihuni sepenuhnya oleh kaum Werewolf dan dibagi menjadi beberapa klan. Dari sekian banyak klan, ada 4 klan paling terkenal yaitu klan Jeon, klan Park, klan Kim dan klan Choi. Keempat klan itu begitu berpengaruh di...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Park Jimin - Jeon Jungkook
☆☆☆
Jari telunjuk Jungkook yang panjang menyusuri punggung telanjang Jimin dari leher menuju pinggulnya. Gerakannya yang sangat lembut sungguh berbanding terbalik dengan auranya yang dipenuhi ketegangan. Mata merahnya lalu jatuh ke wajah sang Omega yang masih tak sadarkan diri di bahunya.
Jungkook mencoba lebih keras untuk berinteraksi dengan Omega Jimin. Menggunakan insting Alpha-nya, ia mencoba memanggil sang Omega lewat pikirannya. Namun Omega-nya tidak kunjung merespon. Jimin dan serigalanya sama-sama menghilang di bawah alam sadar mereka.
Walau begitu, Jungkook mencoba meyakinkan dirinya sendiri jika apa yang dilakukannya saat ini sudah benar. Apapun yang akan terjadi nanti, Jungkook sudah tidak bisa mundur lagi. Hidup dan mati Jimin sekarang berada ditangannya.
Butuh beberapa menit bagi Jungkook untuk meyakinkan diri sebelum memulai proses Mating-nya. Dengan arahan serigalanya, Jungkook menemukan titik scent milik Jimin yang ada di lehernya. Ia hanya perlu menggigitnya dan memberikan scent nya untuk menandai Jimin.
Semua memang terlalu mudah bagi Jungkook, tapi mungkin akan menjadi sangat sulit bagi Jimin karena Jimin akan merasa sangat kesakitan saat kelenjar scent nya digigit oleh Jungkook.
"Maafkan aku." Gumam Jungkook kemudian. Ia lalu mendekatkan wajahnya ke leher Jimin dan perlahan mendaratkan kecupan sangat dalam di titik kelenjar sang Omega. "Maafkan aku, Jimin."
Dan setelah mengatakan itu, Jungkook membuka mulutnya dan tanpa aba-aba langsung menancapkan taringnya ke leher sang Omega.
Begitu taring Jungkook merobek kulit leher Jimin, reaksi pertama yang Jungkook dapatkan adalah tubuh Jimin yang sempat tersentak pelan dalam pelukannya. Respon ini membuat Jungkook menyadari jika rasa sakitnya memang tak main-main. Bahkan rasa sakitnya bisa dirasakan oleh Jimin dengan kondisinya yang sudah separah ini.
Tapi Jungkook tidak bisa mundur, tidak ketika ia bisa merasakan darah Jimin yang manis mulai meluncur masuk ke dalam mulutnya bahkan menetes ke tubuh telanjang mereka berdua. Aroma vanila-nya menguar ke udara, membuat seluruh ruangan diselimuti pekatnya scent Jimin karena kelenjarnya mulai terkoyak oleh taring Jungkook.
Tubuh Jimin terasa lebih kaku saat Jungkook menghancurkan kelenjar scent sang Omega. Harapan Jungkook mulai melambung tinggi saat tak lama kemudian tubuh mungil itu mulai merespon.
Jimin mengalami seizure, sebuah istilah medis dimana tubuh Jimin mengalami kejang. Tubuhnya menyentak namun kesadarannya belum kembali. Jungkook sampai memperkuat pelukan mereka saat proses berlangsung agar Jimin tidak jatuh dari pangkuannya.
Jungkook tau dibawah alam sadarnya Jimin pasti merasa sangat kesakitan. Karena tak ingin menyiksa sang Omega lebih lama, Jungkook mencoba mempercepat proses Mating mereka.