#52

1.7K 225 46
                                        

Park Jimin

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Park Jimin

☆☆☆

Hari demi hari berlalu dalam sebuah ketidak pastian. Sudah satu bulan lamanya Jimin tak kunjung sadar dari komanya. Kondisi kesehatannya semakin menurun, membuat semua orang benar-benar prihatin dengan keadaannya.

Diantara semua orang yang khawatir dengan kondisi Jimin, Seo Joon lah yang paling sedih melihat keadaan putra semata wayangnya tersebut. Ia terus mencoba melakukan segala cara untuk kesembuhan Omega Park, tapi sejauh ini belum ada yang bisa membuat Jimin tersadar dari tidur panjangnya.

Selain memikirkan keadaan Jimin, Seo Joon juga memikirkan kondisi cucunya yang harus bertahan hidup tanpa kedua orangtuanya. Bayi mungil itu masih dirawat oleh pengasuh Jimin. Ia juga secara khusus menyediakan dokter terbaik dari rumah sakit untuk memantau kesehatannya. Walau begitu tetap saja Seo Joon merasa sedih karena seharusnya bayi mungil itu mendapatkan kasih sayang serta perhatian dari Jimin. Tapi tak ada yang bisa Seo Joon lakukan sekarang karena Jimin pun masih tak sadarkan diri.

Dan soal bayi itu, sebenarnya pihak Klan Jeon sudah beberapa kali mengirim utusan kepada Seo Joon dan menyampaikan jika mereka menawarkan diri untuk menjaga sang bayi selama Jimin belum pulih. Hal ini tentu saja ditolak tegas oleh Seo Joon. Seo Joon sudah mengatakan berulang kali jika bayi tersebut tidak ada sangkut-pautnya dengan Klan Jeon. Dulu Seo Joon sudah memberi mereka kesempatan, tapi mereka memilih untuk tidak mengakuinya hanya karena bayi itu berada dalam kandungan seorang Omega. Sekarang setelah bayi itu lahir, mereka tanpa memiliki rasa malu dan sungkan berniat merebut bayi tersebut dari Klan Park. Jelas, Seo Joon tak akan membiarkan hal itu terjadi.

Pendirian Seo Joon mengenai bayi tersebut tentu saja membuat Klan Jeon gelisah. Negosiasi mereka mengenai sang bayi selalu ditolak mentah-mentah oleh pihak Seo Joon. Hal ini tentu saja membuat Sara kesal karena sekarang jalan satu-satunya untuk merebut bayi tersebut hanya melalui peperangan. Namun Jungsil masih menahan diri karena dia ragu bisa memenangkan perang dari klan Park.

"Omega itu masih belum sadar juga?" Tanya Jungsil kepada seseorang yang tak lain adalah ayah Heejin.

Ayah Heejin menggeleng. "Menurut laporan dari mata-mata kita di sana, Omega Park masih dalam keadaan koma."

"Ini sudah satu bulan, dia kenapa tidak mati saja?" Sinis Sara yang langsung mendapat tatapan super tajam dari Jungsil.

"Aku sudah memperingatkan mu untuk berbicara lebih hati-hati soal Omega itu. Jika sampai Jungkook mendengarnya, kau mungkin tak akan selamat."

Sara nampak tak terima namun tak bisa mengatakan apa-apa lagi karena suaminya memang benar. Sekarang pembicaraan apapun mengenai Jimin menjadi sangat sensitif di istana Klan Jeon. Jungkook tak akan membiarkan siapapun berbicara buruk soal Omega Park, tak terkecuali dengan orangtuanya sendiri.

"Lagipula kenapa Alpha Park keras kepala sekali ingin merawat bayi itu dengan kondisi ibunya yang masih koma? Dia seharusnya membiarkan bayi itu disini karena setidaknya masih ada Jungkook sebagai ayahnya yang bisa menjaganya." Ucap Sara yang sebenarnya semua orang sudah tau maksud terselubung dari kalimatnya tersebut. Meminta hak asuh bayi itu sebenarnya hanya pengalihan dari merebutnya secara halus dari klan Park. Mereka semua tau begitu bayi itu berada di tangan Klan Jeon, mereka tidak akan melepaskannya lagi untuk klan Park karena mereka membutuhkan seorang pewaris berstatus Alpha.

[ FREE ] Omega ParkTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang