#41

2.2K 299 77
                                        

Jeon Jungkook - Park Jimin

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Jeon Jungkook - Park Jimin

☆☆☆

Karena kondisinya sudah stabil, Jimin pun diperbolehkan pulang dari rumah sakit. Walau begitu dokter benar-benar menghimbau-nya untuk tetap berhati-hati karena ini sudah kedua kalinya Jimin mengalami pendarahan. Jelas akan membahayakan bagi dirinya dan sang bayi jika ia sampai mengalami hal yang serupa untuk ketiga kalinya.

Tak hanya Jimin, Seo Joon yang datang ke rumah sakit untuk menjemput sang putra pun ikut mendapatkan wejangan dari sang dokter agar memantau kondisi Jimin dengan lebih intens lagi. Sang dokter bahkan menyarankan Jimin untuk tetap di istana sampai waktu kelahirannya dan Seo Joon rupanya sependapat dengan dokter tersebut.

"Jika aku harus di istana sampai waktunya melahirkan, bagaimana dengan sekolahku?" Tanya Jimin setelah ia dan sang ayah sudah duduk bersebelahan di dalam mobil.

Seo Joon menghela nafas pendek. "Kita tidak punya pilihan lain, Jimin. Kita terpaksa menunda sekolahmu. Yang terpenting sekarang adalah kau dan bayimu baik-baik saja."

Jimin tak langsung menjawab, dia tau ayahnya saat ini juga tengah kebingungan. Sekolah adalah hal yang sangat penting bagi seorang pewaris seperti Jimin, tapi dia juga tidak bisa berbuat apa-apa karena saat ini Jimin tengah mengandung.

Perasaan bersalah langsung menyelimuti Omega cantik itu.

"Maafkan aku." Gumam Jimin yang didengar oleh Seo Joon.

"Kenapa minta maaf, Jimin? Ini bukan salahmu." Hibur Seo Joon sembari mengusap rambut putra kecilnya itu. "Ayah sangat menyayangimu, Jimin. Ayah akan melakukan apapun asal kau selalu baik-baik saja."

Jawaban Seo Joon membuat Jimin terharu. Ayahnya memang sangat menyayanginya, Jimin tau itu. Apalagi sejak bayi Jimin tidak pernah mendapatkan kasih sayang dari ibunya yang sudah tiada. Jelas sekarang hanya Jimin lah satu-satunya harta berharga bagi Seo Joon.

"Nanti setelah bayimu lahir, kau bisa kembali ke sekolah dan melanjutkan belajarmu." Tambah Seo Joon untuk menenangkan Jimin. "Sekarang kau harus fokus pada bayi dikandungan mu terlebih dahulu."

Jimin mengangguk lalu menunduk sembari mengusap perutnya yang terasa mulai membesar.

Takdirnya benar-benar membingungkan. Jimin tidak pernah menduga jika dia akan mengandung anak pertamanya di usia yang masih sangat belia.

Dan lebih membingungkan lagi, Jimin tak menyangka jika dia akan mengandung bayi-nya Jungkook.

Teringat Jungkook, kejadian semalam pun kembali terngiang didalam kepalanya. Jimin masih tidak menyangka jika semalam ia menghabiskan waktu bersama Alpha Jeon tersebut. Teringat jelas bagaimana Alpha yang selalu berwajah datar itu membawakan makanan yang diinginkannya, memperhatikannya makan bahkan memeluknya saat ia ingin tidur.

Perasaan Jimin mendadak menghangat saat teringat itu semua. Wajahnya reflek merona dan jantungnya berdegup lebih kencang dari biasanya.

Tak hanya itu saja, Jimin juga teringat akan perkataan sang perawat yang memberitahunya jika sebenarnya setiap malam Jungkook datang ke rumah sakit untuk menemaninya. Hal ini membuat Jimin benar-benar terkejut dan tak percaya. Ia pun berniat mengonfirmasikan hal ini kepada ayahnya yang sempat beberapa kali menemaninya dirumah sakit.

[ FREE ] Omega ParkTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang