***Krystal Jung, gadis itu berjalan pelan di koridor. Hari ini hari Senin, mungkin hari dimulainya kesibukan Krystal. Tadi dia sudah berpesan ke Jessica agar menjemputnya sore-sore. Seperti tidak ada beban, Krystal tersenyum ke semua orang yang dilewatinya. Senyumannya hilang saat mengenali 'makhluk' di sampingnya. Duduk dengan tangan kanan memegang tangan kirinya yang patah. Bola matanya hilang satu, dari kepalanya keluar belatung yang jumlahnya agak banyak.
Oh god!
Jika ia boleh teriak saat ini, bisa saja ia teriak. Mengingat ini rahasianya, ia takut orang-orang disini mengira dirinya orang gila. Lupakan soal itu, sekarang makhluknya mendongak menatap Krystal. Tanpa basa-basi Krystal berjalan cepat kedepan dan menangkap sosok yang dikenalinya, Kai.
Krystal hendak menyapa, tapi mengingat kejadian kemarin ia membatalkan rencananya. Krystal terdiam sesaat. Bagaimana agar tidak canggung? Hmm, sepertinya Krystal mendapat ide.
"Annyeong ketua angkatan." Ucap Krystal lalu mendahului Kai. Tapi pilihannya salah, tangannya ditahan.
"Krystal." Panggil Kai. Mau tidak mau, Krystal membalikkan badannya.
"Ada apa?"
"Hmm, nanti ada rapat, dari pelajaran pertama sampai pelajaran kedua."
"What? Seriously? Melewatkan pelajaran pertama dan kedua hanya untuk rapat?" Protes Krystal
"Ayolah kau kan pintar." Kai mendengus. "Kau lupa daremu?"
Krystal memutar bola matanya lalu memeluk Kai tiga kali, tidak peduli orang di sekitarnya.
"Selesai, kan?" Krystal berbalik lalu berjalan menuju ke kelasnya.
"Jangan lupa rapatnya!" Teriak Kai. Kai merasa pundaknya ditepuk.
"Krystal?" Tanya orang itu.
"Maksudmu?"
"Kau menyukai Krystal bukan?"
"Soohyun-ah, aku tidak menyu--"
Soohyun tertawa. "Aku hanya bercanda, ayo masuk." Ajaknya sambil tersenyum.
Mereka berdua berjalan menuju kelas. "Kau tidak lupa mengerjakan tugas dari si Papan Setrika berjalan 'kan?" Tanya Soohyun sambil terkikik.
Kai mengerutkan dahinya beberapa saat kemudian raut mukanya kembali seperti biasa, Kai tersenyum. "Aku akan bolos pelajaran si Papan Setrika karena ada rapat, kalau tidak mengerjakan tidak masalah 'kan?"
Soohyun mencubit lengan Kai. "Tentu saja masalah. Si Papan Setrika itu guru terteliti di dunia. Bisa saja saat istirahat dia meminta kau untuk mengumpulkan tugasnya."
Kai mengangkat bahu lalu tersenyum sedikit. "Biarkan saja," sambil masuk ke kelas.
Tatapan semua isi kelas yang tadi ada di Krystal sekarang berpindah ke Kai. Semuanya melontarkan berbagai pertanyaan tentang kejadian tadi, tapi Kai hanya tersenyum, sama sekali tidak menjawabnya, lain dengan Krystal yang kewalahan menjawab semua pertanyaan. Apalagi menghadapi fans Kai yang berlebihan itu.
"Dare! Itu dare!" Teriak Krystal beberapa kali, tapi tetap saja tidak ada yang mau mendengarkan.
Bel berbunyi.
Krystal menoleh ke Kai dengan tatapan 'ayo'-nya. Mereka langsung meminta izin ke ketua kelas mereka lalu keluar kelas memanggil anggota yang lainnya. Setelah mengumpulkan anggota-anggotanya, mereka pergi ke ruangan pengurus angkatan.
"Kita mulai rapatnya."
**
Rapat selesai tepat saat bel istirahat berbunyi. Krystal merapikan buku-bukunya dan berdiri.

KAMU SEDANG MEMBACA
Your Secret? (KaiStal)
FanfictionKrystal Jung, terkenal dengan gadis yang suka berganti warna rambut dan juga parasnya yang cantik itu. Posisinya sebagai ketua keperpustakaan memaksa hari-harinya di temani oleh kesibukan bersama ketua angkatan karena sebuah proyek. Kim Kai, ketua a...