BAB 19

2.1K 218 6
                                        

" Eh kita ke rumahnya sahabat bunda dulu ya dek " Ucap Shani di sela percakapan.

" Jangan lama lama ya bun. " Ucap Christy.

" Iya enggak akan lama kok " Ucap Shani.

౨ৎ˚_________ ࣪౨ৎ˚__________ ࣪౨ৎ˚

Cittt.

Mobil Shani sampai di halaman depan rumah Gracia, sahabatnya.

Mereka berdua pun turun dari mobil.

Ceklek.

" Sini dek ah jangan jauh jauh " Ucap Shani terlihat bawel dengan anaknya padahal hanya berjarak 2 centi dari dirinya, Christy sedikit terkejut karena tiba tiba saja lengannya di tarik lembut oleh Shani dan Shani menggenggam erat tangannya.

Mereka berjalan sampai di depan pintu rumah Gracia.

Shani menekan bel yang di posisinya  di sebelah sedikit ke atas pintu tersebut.

Sembari menunggu Shani memperhatikan setiap sudut halaman dan teras depan rumah Gracia dan pandangannya teralih ke sebuah mobil berwarna biru tua.

" Itu mobil siapa? Perasaan Gracia nggak punya deh mobil warna biru tua kaya gitu mana burik lagi. Ada tamu lain kali ya. " Ucap Shani dalam hati dengan pandangannya yang masih memandangi mobil biru tua tersebut.

Ceklek.

Pintu terbuka dan menampakkan Gracia di sana, Gracia melihat Shani yang masih memandangi mobil biru tua itu.

" Mobil abang gue itu Shan. " Ucap Gracia membuat Shani terkejut bukan hanya ibunya tetapi juga anaknya.

" Hah? Sejak kapan kamu punya abang Gre? " Tanyanya dengan ekspresi bingung karena selama ini Gracia tak pernah bercerita padanya tentang keluarga nya terutama tentang saudara kandungnya.

" Nanti gue ceritain Shan, udah lo masuk aja dulu. Eh Christy ikut juga? Masuk sana ke kamar, Zee ada di kamarnya tuh main hape mulu samperin gih biar ada temen ngobrolnya. " Ucap Gracia dan mempersilahkan Christy masuk ke dalam rumahnya untuk menemui Zee yang berada di dalam kamarnya.

" Iya tante, saya izin masuk ya " Balas Christy tersenyum lalu masuk ke dalam rumah Gracia dan berjalan ke arah kamar Zee.

Setelahnya, Gracia menatap Shani yang masih melamun di depan pintu. " Ayo masuk Shan, bengong mulu entar kesambet loh " Ucap Gracia membuat Shani sadar dari lamunannya.

Gracia dan Shani pun masuk ke dalam rumah Gracia dan duduk bersama di sofa ruang tamu.

" Gre, aku mau cerita " Ucap Shani menatap ke arah Gracia dengan tatapan semangat.

" Mau cerita apa Shan? Gue bakalan selalu dengerin cerita lo. " Balasnya.

" Ternyata Christy itu anak aku Gre, anak aku sama mendiang suami aku, Sean. "

Gracia mendengarnya dan sangat terkejut dengan apa yang telah Shani ucapkan. " Lo serius Shan? Serius nih? Jadi, Christy anak lo? Nggak nyangka sih gue. "

" Iya aku serius Gre! Aku juga nggak nyangka kalau selama ini aku punya anak kata mama ve ingatan aku stuck di masa kecelakaan itu aja dan bahkan aku nggak inget kalau itu aku dalam kondisi hamil. "

" Shan? Lo lahiran nggak kerasa gitu? Astaga! Gue lahirin Zee aja rasanya kaya orang sembelit tapi lebih dari sembelit "

" Namanya juga masih koma Gre ya nggak kerasa lah "

" Aneh ih bisa begitu ya, terus gimana? Sekarang Christy tinggal sama lo? "

" Iya dong Gre masa aku suruh dia tinggal di jalan. Terus kamu mau tau apa yang lebih plot twist nggak? "

TAKDIRKU | ENDTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang