BAB 18

1.9K 250 12
                                        

Pagi hari pun tiba matahari mulai memancarkan sinarnya. Shani lebih dulu bangun dari Christy.

Shani menatap putrinya yang sedang tertidur pulas dengan tatapan gemas.

" Lucu banget sih anaknya bunda, mirip banget sama alm ayah Sean. " Ucapnya.

Shani pun mengambil jedai rambutnya yang berada di atas nakas lalu mencepol rambutnya yang panjang. Setelah itu Shani pun beranjak dari tempat tidurnya dan menuju ke arah kamar mandi untuk membersihkan dirinya.

Seusai mandi Shani masih melihat Christy masih setia memejamkan matanya. Shani pun cepat mengganti bajunya, mengeringkan rambutnya, skincare dan make-up tipis.

Setelah selesai dengan dunia make-up nya Shani mendekati Christy yang masih tertidur lalu berbisik ke arah telinga Christy, " Nggak jadi beli ikannya ya? "

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Setelah selesai dengan dunia make-up nya Shani mendekati Christy yang masih tertidur lalu berbisik ke arah telinga Christy, " Nggak jadi beli ikannya ya? "

Sontak Christy langsung terbangun karena bisikan dari Shani dan menjawab dengan kondisi setengah sadar, " Jadi bun "

" Bangun dong dek, ayo nanti kesiangan toko ikannya tutup. " Ucap Shani.

" Malas mandi bunda " Ucap Christy yang ingin berbaring lagi namun ditahan oleh Shani.

" Eh nggak boleh tidur lagi dek, ayo ayo stand up stand up! Apa mau nunggu bunda yang mandiin dede? " Tanya Shani.

" Nggak nggak dede mandi sendiri aja " Tolak Christy lalu dengan cepat beranjak dari tempat tidurnya dan berjalan ke arah kamar mandi untuk membersihkan dirinya.

౨ৎ˚_________ ࣪౨ৎ˚__________ ࣪౨ৎ˚

Setelah semuanya siap, Shani dan Christy keluar dari kamarnya dan menuju ke lantai bawah area ruang makan untuk melaksanakan sarapan pagi bersama keluarga.

" Eh cucu oma sudah mandi " Ujar Veranda melihat Christy dan Shani turun dari tangga dan menghampiri Christy dan memeluk cucu kesayangannya itu dengan penuh sayang.

Cup.

" Gini kan wangi jadinya sayang, pagi pagi udah rapih, wangi, cantik. Pokoknya cucu oma ini hari ini dan selamanya cantik terus. " Puji Veranda setelah mencium kening Christy.

" Ayo sarapan dulu ya, oma udah buatin dede roti bakar cokelat keju " Ujarnya lembut.

" Wah, makasih oma. " Ucap Christy berterimakasih.

Keluarga Natio pun melakukan kegiatan paginya yaitu sarapan bersama, semuanya hening hanya ada suara sendok, garpu, dan piring yang beradu.

౨ৎ˚_________ ࣪౨ৎ˚__________ ࣪౨ৎ˚

Selesai sarapan bersama dengan keluarga, Shani mengajak Christy untuk keluar rumah dan pergi jalan jalan menggunakan mobil miliknya karena Shani sudah berjanji akan membawa Christy untuk membeli ikan yang ia sukai.

Namun sebelum itu mereka akan pergi ke pemakaman Sean.

Shani dan Christy pun masuk ke dalam mobil.

Ceklek.

TAKDIRKU | ENDTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang