74

78 12 5
                                        

Kesedihan luar biasa yang ia rasakan semakin menjadi.

Shin Yechan kembali duduk, membungkuk, menyentuh tempat di mana jantungnya berada.

Sakit sekali.

"Yechan-ah, ada apa?" Jaehan jelas khawatir.  Tak biasanya ia melihat Yechan begini.

"Kim Yechan ..."

"Ada apa lagi dengannya? Dia melukaimu?" tanya Jaehan yang semakin khawatir.

Yechan memberikan gelengan pelan. Namun, meski belum bisa banyak menjelaskan, Yechan meminta Jaehan agar mereka bisa sejenak berhenti untuk beristirahat.

Sejak kecil, Yechan tak pernah merasakan sakit sampai seperti ini. Bahkan saat bertarung dengan werewolf lain pun, ia masih bisa mentolerir tak peduli sedalam apa luka yang ia dapati. Tapi, sekarang ... sebenarnya ada apa ini?

"Kim Yechan ... hyung ... apa kau baik-baik saja?"

 apa kau baik-baik saja?"

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

**

Jehyun tahu benar jika apa yang inginkan adalah sebuah keegoisan.

Yang mendapatkan hukuman seharusnya hanyalah dirinya, tapi karena ikatan sialan ini, Kim Yechan pun harus menerima akibatnya juga.

Kim Yechan seharusnya mendapatkan mate yang lebih baik dari dirinya.

Dia yang hanya seorang penjahat ini bahkan tak pantas untuk memiliki seseorang.

Kim Yechan tak harus melalui semua ini setelah apa yang sudah enigma itu lalui.

Bahkan jika Shin Yechan ataupun Kim Jaehan tetap memaksa pemindahan jiwa pun, Jehyun tahu jika itu hanya akan menimbulkan bencana yang lebih besar lagi.

Entah untuk Kim Yechan atau justru sang pemilik tubuh asli.

Jadi, Jehyun hanya berharap mate-nya kembali memberi pengampunan untuk dirinya karena meminta hal yang begitu egois ini.

"Aku akan selalu memaafkanmu. Mulai saat ini, tak ada satupun dari kesalahanmu yang akan aku maki. Aku bahkan bersedia menanggung dosa dari kejahatanmu di masa lalu ..."

Akan sangat beruntung jika mereka mampu bertemu setelah bereinkarnasi, namun jika tidak ... Jehyun berharap Kim Yechan akan mendapatkan kebahagiaan meski tak ada namanya di dalam hidup pria itu nanti.

"Kim Yechan, mian ..."

...

"Jadi, kau ingin dihukum mati?"

Jehyun mengangguk atas pertanyaan Hyuk.

Ia meminta salah satu dari mereka untuk datang, namun tak mengizinkan jika itu Omega. Tempat ia dikurung ini benar-benar berbahaya untuk Omega. Apalagi untuk Jaehan yang masih beradaptasi dengan status baru nya ini. Tak tahu juga mengapa ia harus peduli.

Enigma☑️Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang