SELAMAT MEMBACA!
•
"Apa maksud mu senpai~?"
"Bisa kah kau menjauhi Naruto-kun?"
Tsukasa mendengar permintaan Haruka merasa tercengang karena tiba-tiba mendengar permintaan Haruka yang terkesan ada maksud lain.
Dia meminum es kopi nya untuk menenangkan dirinya. Dia tahu dia tidak boleh mengeluarkan emosinya dan harus bisa membalikkan keadaan.
"Aku tidak mengerti alasan Senpai~ memintaku untuk menjauhi Naruto-kun. Tapi yang harus Senpai~ tahu aku tidak akan melakukan itu!" Tsukasa membalas permintaan Haruka dengan hawa tidak bersahabat.
Tsukasa sebelumnya sedang membeli keperluan untuk dia pergi ke pantai bersama Naruto sesuai janji nya waktu itu. Saat sedang berjalan menuju rumahnya tiba-tiba bertemu Haruka yang mengajaknya untuk mengobrol sebentar. Karena merasa waktu dia lowong jadi dia menyetujui ajakan tersebut.
"Kenapa tidak bisa? Memang kau siapanya Naruto-kun?" Balas Haruka tidak kalah sengit.
Walau sedang emosi Tsukasa tidak menjawab karena masih menahan amarahnya apalagi mereka sedang berada di kafe yang bisa jadi pusat perhatian. Tsukasa pun bangkit dan mengambil belanjaan-nya sambil berlalu meninggalkan Haruka.
Haruka yang melihat Tsukasa meninggalkan dirinya tanpa sepatah kata jawaban pun menggertakan gigi nya dengan penuh emosi.
"Awas saja kau! Ku pastikan tidak bisa memiliki Naru-chan!".
●
Di rumah keluarga Namikaze. Naruto sedang bersiap bersama Tsukasa karena hari ini mereka akan berlibur ke pantai. Awalnya Kushina curiga mereka akan pergi berdua, namun Tsukasa berdalih bahwa ini acara beberapa teman mereka di kelas agar Kushina tidak kembali bertanya aneh-aneh.
Mereka berdua naik Bus karena Kushina tidak memperbolehkan mereka berdua naik motor akibat Naruto yang pernah kecelakaan waktu itu.
Saat sedang duduk Tsukasa mengenggam tangan Naruto agar sang empu melirik dirinya.
"Apa?"
"Tidak apa, hanya kangen dengan mu hihihi~"
Tsukasa menjawab sambil terkikik geli yang membuat Naruto tersenyum dan mengelus puncak kepala Tsukasa.
•
Haruka berjalan kembali ke rumahnya penuh dengan emosi. Bukan tanpa sebab karena saat dia ingin berkunjung ke rumah Naruto, dirinya mendapati Naruto yang pergi berdua dengan Tsukasa ke pantai. Kushina berkata itu acara kelas Naruto. Haruka tau itu akal-akalan Tsukasa namun dia tidak menggumbarnya di depan Kushina. Dia pun pamit untuk kembali.
"Jadi begitu cara main mu Tsukasa! Ku pastikan acara mu tidak akan berjalan lancar." Guman Haruka sambil mengemas pakaian ke dalam tas di kamarnya.
Setelah berkemas dirinya pun pamit kepada orang tua nya dan segera ke halte untuk menaiki bus yang tujuannya mengarah ke pantai kota Kuoh.
Saat di Bus ternyata dirinya di sapa oleh Kohai nya dulu sewaktu SMA.
"Morishima-senpai!"
"Ah! Sitri-san dan ehmm?" Ucap Haruka mengetahui yang memanggilnya namun lupa dengan yang ada di sebelahnya.
"Saya Yura Tsubasa Morishima-senpai."
"Maafkan aku, sudah lama tidak melihat kalian. Jadi kalian mau kemana bawa tas besar itu?" Tanya Haruka melihat Sona dan Tsubasa yang seperti orang ingin berlibur.
KAMU SEDANG MEMBACA
Naruto - Senior High School Life
Teen FictionNaruto pemuda yang menjadi murid di Kyoto Senior High School. Mempunyai wajah yang tampan, Sedikit pendiam tapi punya daya tarik sendiri bagi orang yang melihatnya dan dia mempunyai sifat misterius yang jarang terlihat. Rated : M (18+) Genre : Drama...
