SELAMAT MEMBACA
○
"Bertobat Kah?"
Di malam hari sekitar Pukul 7 malam, Akhirnya Naruto telah sampai rumah setelah dirinya di terkam oleh 2 Betina yang sedang Birahi. Dirinya kemudian menuju kulkas dan meneguk es jeruk yang biasa Kushina buat setiap pagi.
Selagi meneguk Naruto tidak sadar jika Kushina sudah di sana sambil tersenyum aneh bersama Minato yang terlihat kikuk.
"Ara~ Naru-chan sudah sampai? Bagaimana kencan mu dengan Tsukasa-chan?" Tanya Kushina penasaran.
Naruto yang tidak menyadari kehadiran Orang Tuanya pun terkejut.
"Kaa-chan mengagetkan ku saja, Aku tidak berkencan dengannya. Tadi dia hanya memintaku menemaninya makan di mini-market." Sanggah Naruto sambil berusaha buang muka dengan sedikit rona merah di pipinya.
Kushina dan Minato hanya saling melirik sambil tersenyum aneh, mereka pernah muda jadi tau ekspresi yang di buat Naruto.
"Baiklah kalau begitu, Namun tadi siang Kaa-chan mendapat telfon dari Sensei mu."
"Hah? Dia memang bicara apa?". Tanya Naruto was-was.
"Katanya dia meminta mu besok untuk menghadap dirinya di ruangannya. Saat Kaa-chan tanya apa kamu kena masalah, Dia hanya berkata bahwa ada beberapa data yang ingin dia minta langsung dari mu. Kaa-chan tidak tahu jadi hanya meng-iyakan saja."
Mendengar itu Naruto ingin menepuk jidatnya.
"Hah~ Masalah baru pasti.".
.
.
SKIPTIME.
Di sekolah saat jam pelajaran sekolah telah usai. Tsukasa-chan tadi-nya ingin mengajak Naruto pulang bersama, namun dirinya kesal karena Kana-Sensei meminta Naruto menghadapnya setelah jam pelajaran usai.
"Naruto-kun kenapa Kojima-sensei meminta mu menghadapnya sekarang?
"Aku juga tidak tahu, Tapi dari pada menambah masalah lebih baik aku mendatanginnya.
"Terus aku bagaimana?"
Naruto hanya menghela nafas lelah, Kemudian dirinya melihat kondisi kelas yang sudah sepi, dia mendapatkan sebuah ide.
"Jika kamu menurut, Akhir pekan nanti kita ke Pantai bagaimana?".
Mendengar Naruto berkata seperti itu membuat Tsukasa tersenyum.
"Baiklah, Kamu sudah janji ya? Awas saja kalau tidak di tepati. Kalau begitu aku pulang duluan, jangan lupa kabari aku apa yang Kojima-sensei ingin-kan darimu."
"Tentu saja,hati- hati di jalan. "
Tsukasa-chan hanya mengangguk dengan senyuman dan meninggalkan Naruto di kelas sendirian. Naruto kemudian mengambil tas-nya dan berjalan di lorong menuju ruangan Kana-Sensei.
*Tok Tok Tok
..
"Masuk!"
KAMU SEDANG MEMBACA
Naruto - Senior High School Life
Fiksi RemajaNaruto pemuda yang menjadi murid di Kyoto Senior High School. Mempunyai wajah yang tampan, Sedikit pendiam tapi punya daya tarik sendiri bagi orang yang melihatnya dan dia mempunyai sifat misterius yang jarang terlihat. Rated : M (18+) Genre : Drama...
