15

154 5 0
                                        

HAIIIIII HEHEHEHE AKU KEMBALI LAGIII, happy reading gaiss🫰🏻🫰🏻🫰🏻

"JENDRALLL!!!!" teriak raffi dan sandra kompak.

"COKKK MATANEEEEE" teriak farrel tak kalah kencang.

dengan cepat mereka menghampiri jendral yang tergeletak begitu saja di lantai sekolahan yang dingin.

"jenn jen lu kenapa anjir woyy" ucap raffi menepuk nepuk pipi jendral.

"ya lu lihat aja dia kenapa begoo segala make nanya" saut farrel.

"udahhh buruan angkat jendral ke uks, gelut nya lanjut di dalem uks aja nanti" lerai sandra.

"kalian juga ngapain sii cuman nonton doang hah?? harus nya di bantuin ini bukan acara sirkus ya monyed" omel farrel ke siswa/siswi yang hanya menonton.

"FARREL BURUANNN WOYY NGEDONGENG MULU LO AH" teriak raffi emosi.

farrel yang merasa di teriakin pun sadar juga akhir nya ia dan raffi segera mengangkat jendral menuju ke uks.

disisi lain mahen yang tengah keluar dari kamar mandi keheranan melihat lorong di penuhi grombolan grombolan siswa dengan rasa kepo sekaligus dag dig dug serr dia menghampiri grombolan itu dan menanyakan apa yang telah terjadi di salah satu siswa.

"ada apa sih kok pada kumpul?" tanya mahen kesalah satu siswa yang berdiri di sana.

"oh itu tadi jendral pingsan di sini" jawab siswa tersebut.

"HAH PINGSAN??? JENDRAL??" teriak mahen.

"iyaaaa" jawab siswa sembari menutup telinga nya karena teriakan mahen.

"TERUS DIMANA SEKARANG? DI BAWA UKS GA??" tanya jendral dengan teriakan lagi.

"IYAA MAHENN ANJING YA LU NANYA TERIAK TERIAK" omel siswa tersebut dengan teriakan juga.

"eh iya maap ya udah makasih ya bro" ucap mahen.

setelah mengucap kan terimakasih dia segera menuju ke arah uks untuk melihat jendral, sampai nya di uks ia melihat jendral tengah di cek oleh penjaga uks nya dan di dampingi dengan tiga teman nya.

"jendral kenapa??" tanya mahen ke teman teman nya.

"oh tadi dia ping-" belum sempat raffi menjelas kan suara farrel sudah duluan menjawab.

"kesandung hen" jawab farrel cepat.

sandra yang geram mendengar ucapan farrel dengan cepat menyomot bibir farrel dengan gemas, dan menjawab pertanyaan dari mahen.

"kita tadi ngelihat dia keluar dari kamar mandi udah pucet terus habis itu setelah jalan di lorong tiba tiba dia jatuh makanya langsung kita bawa ke sini" jawab sandra dengan mata yang sinis ke arah farrel.

mahen yang mendenger penjelassan dari teman jendral hanya bisa menganggukan kepala nya.

"makin lebar dah ni bibir sexy gua san" keluh farrel sembari mengelus bibir nya.

"bodo amat biar bisa di kuncir" nyolot sandra.

*
*
*
*
*
*
*

sekitar berapa menit jendral sudah bangun dari pingsan nya namun badan nya masih terasa lemas saat ia bangun dia melihat di samping nya ada abang nya yang tengah fokus pada buku nya.

"bang..." lirih jendral.

beberapa kali jendral memanggil namun tidak di tanggapi oleh mahen dengan kesal dia menyenggol tangan mahen yang membuat buku tersebut jatuh.

"loh jen udah sadar? ini minum dulu" tawar mahen.

jendral yang memang membutuhkan air pun segera meminum nya sungguh tenggorokan nya sangat kering, bahkan satu botol langsung tinggal setengah.

DEAR JENDRAL (slowup)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang