Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
༺🆁🅽🆂🅴༺ ⋇⋆✦⋆⋇
!!Penulisan tidak di edit, harap bijak dalam membaca!!
_________________________________________
"............ Ibu, bolehkah aku memanggilnu ibu"-sae
Dia berlari mendekati sae lalu menghapus air matanya
"..... Ada apa?"-ibu
Kenangan pahit menggerogoti hati mereka, tanpa sae menjelaskan pun ibunya dengan cepat memeluk nya, memberikan sandaran lebih dulu dari pada mempertanyakan alasan nya kesakitan
Sejak kecil.....sejak ibunya mengambil sae dari panti asuhan... Sae tak pernah menangis
Jadi saat dia pertama kali melihatnya menangis dia merasa lega dan sakit hati di saat yang sama
Itu pasti air mata yang sae tahan selama bertahun-tahun lamanya, Pasti sudah lama dia ingin menangis tapi tidak bisa, dan saat bisa melakukan nya, dia terlihat seperti menara tinggi yang roboh
"Sudah bertahun-tahun berlalu. tidak perlu mengingat kenangan buruk mu lagi, aku sudah bilang....kau ini anak ku dan aku ibu mu"-ibu
Ibu.....
Ibu.....
Ibu..... Rin melakukan kejahatan padaku
Tolong aku
Kenapa?! Kenapa aku terlahir seperti ini ibu? Kenapa aku tidak bisa menjadi putra kandung mu?
Kenapa aku harus berada di panti asuhan itu?!
Kenapa aku tidak bisa berada di pelukan mu?
Menyakiti rin artinya menyakiti mu
Jika semua kesakitan ku adalah untuk menebus hutang ku padamu