Part 6

167 26 13
                                        

Tinggal bersama di rumah Toji bukanlah hal yang terlalu buruk untuk Satoru. Ia hanya perlu sedikit beradaptasi dan menurunkan sedikit egonya.



Toji adalah seorang pria yang keras kepala, namun pria itu mau menghilangkan sedikit sifatnya itu agar Satoru tetap tinggal. Megumi merasa nyaman ketika ada Satoru bersamanya, tidak mungkin Toji memisahkan mereka sementara Satoru lah yang merupakan kunci perubahan sikap Megumi.



Anak itu jadi lebih banyak bicara dibanding sebelumnya. Ia mulai sering bercerita apa yang terjadi di sekolah padahal sebelumnya Megumi tak pernah melakukan hal itu.



Megumi juga lebih sering minta jalan-jalan. Jika itu di saat Toji tidak bisa libur, maka Megumi hanya akan pergi dengan Satoru.



"Sensei, apa minggu depan kita bisa ke tempat memancing itu lagi?" tanya Megumi ketika mereka tengah makan malam bertiga. Satoru pernah mengajaknya ke tempat memancing di sebuah danau, Megumi juga sempat naik perahu bebek.



"Tentu bisa, tapi Megumi izin ayah dulu ya." balas Satoru.



Fokus Megumi kemudian tertuju pada sang ayah. "Ayah...boleh kan Megumi ke tempat memancing lagi minggu depan?" tanya Megumi dengan wajah memelas.



Toji tersenyum kemudian mengusap kepala Megumi. "Tentu, tapi ayah boleh ikut kan?"



Megumi tersenyum senang. "Boleh!"



Megumi kembali menatap Satoru. "Sensei kesana lagi ya!"



Satoru mengangguk. "Habiskan  makananmu ya sekarang."



"Hu'um.." Megumi langsung memakan makanan dengan lahap saking senangnya.



"Pelan-pelan Megumi." ucap Toji dan Satoru secara bersamaan. Mereka kemudian saling pandang dan tertawa kecil.



Singkat cerita, waktu telah menunjukkan pukul sepuluh malam. Satoru masih terjaga untuk memastikan Megumi benar-benar tertidur pulas.



Satoru pun keluar dari kamar Megumi dan hendak ke kamarnya. Sebelum itu, ia pergi ke dapur terlebih dahulu untuk minum.



"Astaga!" seru Satoru ketika melihat dapur dalam keadaan digenangi banyak air. Disana juga tampak Toji yang tengah memperbaiki kran air yang sepertinya rusak karena air dari kran itu mengucur deras.



Tepat sepuluh detik setelah kedatangan Satoru, semburan air dari kran tersebut dapat dihentikan oleh Toji.



"Satoru kau belum tidur?" ucap Toji. Pakaiannya basah kuyup sehingga bentuk tubuh Toji tercetak jelas karena ia memakai kaos warna putih.



"Aku baru akan tidur setelah minum." Satoru berjalan pelan kearah westafel.



"Hati-hati!" seru Toji lalu ia pun menangkap tubuh Satoru yang terpeleset.



Pada akhirnya mereka jatuh berdua dengan posisi Toji berada dibawah dan Satoru diatas. Genangan air itu pada akhirnya membuat mereka berdua sama-sama basah kuyup.



"Uhh maaf.." ucap Satoru yang menyadari posisi mereka ambigu. Ia bangkit lebih dulu lalu membantu Toji berdiri. "Anda tidak apa-apa?" tanya Satoru.



"Aku tidak apa-apa."



"Anda ganti baju saja, biar saya yang bereskan semua ini." ucap Satoru.



"Baiklah, setelah dibereskan kau langsung ganti baju juga agar tidak masuk angin."



Toji pun pergi dari dapur menuju kamarnya. Ia berganti pakaian saja karena ia baru saja selesai mandi sebelum kerusakan kran air tersebut.



Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Aug 05, 2025 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

Jujutsu DaycareCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang