Maaf kalau banyak Typo :)
Bandara Incheon, Seoul, Korea Selatan
Yeoja itu telah melewati berjam jam duduk di atas pesawat yang membawanya menuju tanah kelahirannya negara yang memberikan banyak kenangan kepadanya, hatinya berdebar saat pesawat mendarat di bandara Incheon. Hatinya sangat gembira mendapati dirinya sekarang tengah berada di negara yang dicintainya.
Matanyapun menjelajah di sekeliling pintu keluar mencari sosok yang dikenalnya. Pandangannya tertuju pada sosok lelaki berambut coklat tua yang sedang melambai lambaikan tangan kearahnya sambal tersenyum cerah. Yeoja itupun langsung menghampiri lelaki itu
"khun oppa ? apa yang kau lakukan disini ?" Tanya yeoja itu heran
"yaaaa, apakah ini benar benar jang mirae yang ku kenal ?" ucap Nickhun sambil memandangi yeoja di depannya dari ujung kaki hingga kepala
" yak jangan bercanda oppa, tentu saja aku jang mirae yang kau kenal, memangnya siapa lagi ?"
"kau banyak berubah selama setahun ini mirae, kau semakin cantik" goda nickhun sambil memberikan smirknya
" yak oppa jangan mengodaku, oppa....... dimana wooyoung oppa? Bukankah seharusnya dia yang menjemputku?"
"dia sedang melakukan pertemuan dengan agensi, sepertinya dia sedang mempersiapkan album baru untuk salah seorang artis"
Mirae mempoutkan bibirnya, bisa bisanya wooyoung oppa lebih mementingkan artis itu dari pada adik semata wayangnya ini, dia tau kalau oppanya itu adalah seorang composer yang sibuk tapi tidak bisakah dia menyempatkan waktunya untuk adik yang setahun lebih ini tidak ditemuinya
Melihat tingkah mirae nickhunpun tidak dapat menahan tawanya
"yaakk oppa kenapa kau tertawa eoh?"
"hahaha mirae kenapa kau cemberut, tidakkah kau merasa bangga kalau prince Thailand sepertiku yang menjemputmu"
Hal itu kontan membuat mirae melayangkan pukulan ke lengan lelaki berdarah Thailand itu, bisa bisanya dia memiliki kepercayaan diri setinggi itu
"yak jang mirae beraninya kau memukul prince Thailand sepertiku" mirae hanya menjawab dengan memutar bola matanya
"oppa aku lelah, kajja kita pergi" kata mirae sambil pergi mendahului nickhun
Tingkah mirae yang seperti itu malah membuat nickhun tertawa terbahak bahak. Baginya mirae sudah seperti adiknya sediri. Dulu setiap sang kakak wooyoung sibuk dengan urusanya nickhunlah yang selalu menemani mirae kemana mana dan menghibur yeoja itu, yeoja yang kelewat manja menurutnya.
Tidak lama mereka pun melaju di jalanan kota seoul, di sela sela menyetir nickhun melirik mirae dari sudut matanya, yeoja itu sedang menatap keluar jendela mobil sambil sesekali tersenyum.
"sebegitu senangnya kah kau kembali ke seoul ? "kata kata nickhun berhasil membuat mirae kembali dari lamunannya
"tentu saja aku senang oppa" jawabnya masih dengan senyum yang terkembang di bibir yeoja itu
"apa rencanamu selepas ini mirae-a"
"molla oppa, mungkin aku akan menemui sahabatku nanti malam"
"dia sudah tau kalau kau kembali ke korea"
" belum oppa, aku akan mengejutkannya"
"bagaimana dengan kuliahmu ?"
Mirae terdiam cukup lama
"oppa sepertinya aku akan kembali berkuliah disini"
mwo ? kau akan melepaskan kesempatanmu berkuliah di sana?"
KAMU SEDANG MEMBACA
Future (Chanyeol Exo)
Fanfickenangan yang telah setahun ini dia coba lupakan perlahan mulai menghilang karena gadis yang abru saja di temuinya. gadis itu sedikit demi sedikit membuka hatinya yang selama ini tertutup tapi disaat dia mulai membuka hatinya bagi sosok baru yang ha...
