Aku sudah sampai ditempat tujuan. Oh God,tell me it just a nightmare. Batinku memekik. Ini bukanlah tempat semacam diskotik atau tempat Clubbing tapi ini adalah rumah mewah yang dipenuhi oleh wanita berpakaian minim dan lelaki mabuk. "Natalie are u kidding me? Rumah?" Ucapku pada saat ia mulai memarkirkan mobilnya. "Yes,it was great! Aku pikir rumah frat akan lebih baik dibanding diskotik aku baru dapat kabar tadi bahwa kita pesta disini" ucap natalie. Aku hanya pasrah.
"Hey,nat! Maaf tadi aku tidak bisa menjemputmu" ucap lelaki berambut blonde.
"No problem,kenalin dia Andrew,salah satu teman baikku" ucapnya padaku.
"Hey Andrew,really nice to see u" ucapku akrab.
"Andrew this is Lissa,my new rommate she will be nice to you" ucap Natalie dengan senyuman manis Andrew.
"Liss,kau bebas mau melakukan apapun di rumah frat ini biar aku kenalkan kamu dengan teman2 dekatku" ucap natalie. "It will be great" ucapku.
"Hey guys" ucap natalie yang terlihat sangat akrab dengan teman2nya. "Ini rommate baruku,dia sangat ramah dan baik" ia membanggakanku lalu aku tersenyum kearah teman2nya. Semua teman2 natalie terlihat sangat liar namun ramah mereka semua tersenyum kepadaku kecuali satu orang disana yang menyender dikursinya sambil menatapku acuh. Natalie memperkenalkanku kepada semua teman2nya ada yang bernama Emma,Diego,Jordan dan satu yang acuh, Cameron.
Natalie dan teman2nya meminum vodka hingga mereka semua terlihat mabuk. Kecuali pria yang bernama Cameron,ia hanya meminum coke sambil merokok.
"Liss,you would like to taste vodka"ucap Diego. "No thanks Diego i will drink it later"ucapku ramah. "Come on pretty girl you must taste this" ucap Emma.
"Kamu memang harus mencoba baru bisa menolak" ucap lelaki yang sedari tadi diam sambil merokok,Cameron. "Kalau begitu kenapa kamu tidak meminumnya?"belaku. "No,i just already taste it. That was really nice" ucapnya dengan muka acuh. "Mengapa kamu tidak meminumnya lagi?".
"You dont have to know abou that,you just need to drink it" ucapnya tegas.
"Thats right lissa,it will be lovely" ucap natalia yang mulai mabuk.
Aku pun penasaran,ku tarik botol vodka yang berada di tangan Jordan,lalu meminumnya satu teguk, whoa,thats so good. Hingga aku terpejam sendirinya. Namun tiba2 Cameron menarik botol vodka yang kuminum,lalu ia taruh dimeja. "That would be enouh" ucap Cameron agak membentak. Namun aku melawan kutarik botol vodka ke genggaman ku lagi "they have try a lot,why not for me?"ucapku lalu meminum vodka beberapa teguk. Kini sudah jam 2 pagi ugh,mataku terasa sangat berat.
"Diego,didekat sini ada kendaraan buat kembali ke asrama?" Ucapku.
"ofc,tapi kalau udah jam segini gaada Liss,u can sleep in that bedroom. Kamarnya Cam but you would like to sleep with him" ucapnya nakal.
"What does u mean?" Pekikku. "Cuma bercanda Melissa,tapi kasur kamar Cameron lebar,so kalian bisa tidur berjauhan" ucapnya. "Biar kuantar" lanjutnya.
Diego membuka pintu kamar Cameron tanpa mengetuk,bagiku itu sangat tidak sopan. Tetapi mungkin itu hal biasa bagi mereka
"What the heck you do in my bedroom?!" Pekik Cameron. "She have to sleep in ur room" ucap diego. "What?hell no!" Tegasnya. Ah sudah kuduga dia sangat sombomg dan kasar. "That would be okay Diego,gue bakal jalan kaki ke asrama" ucapku.
"No u dont have to!" Diego menjaga perasaanku. Setelah itu Diego masuk lalu berkata sesuatu pada Cameron "okay,you can sleep here" ucap Cam sambil memutar bola matanya. Kini tinggal aku dan Cam didalam ruangan besar ini, aku masih bingung masa iya aku harus tidur dengan dress ketat milik natalie?
"Pake saja bajuku,didalam lemari"ucapnya lalu mengumpatkan kepalanya kedalam bantal.
Ini sebenernya kayak remake 'After' tapii perannya gue ganti dan alur ya gue bedain. Comment yaa!!
KAMU SEDANG MEMBACA
CLOSER (Indonesia Sub)
AcakWARNING!! Cerita ini agak dewasa,jadi kalo kalian ragu gausah dibaca:)
