Apa yang kita lihat memang terkadang takkan sama dengan yang sebenarnya. Meleneliti kepribadian seseorang lebih dalam sangatlah lebih. Terlebih lagi seseorang dengan masa-masa sulit dalam hidupnya.
'Apa dengan aku melakukan ini kau akan selalu berada disampingku?'
Seseorang baru akan sadar jika sesuatu yang berharga bagi dirinya hilang. Tak sedikit dari mereka merasa putus asa jika sudah berada pada titik itu.
"Cobalah berpikir lebih dewasa. Gunakan otakmu untuk berpikir jangan hanya kau gunakan untuk hal yang tak penting!"
Sebuah perasaan takkan bisa dipaksakan. Perasaan akan tumbuh dengan sendirinya dan tak perlu ditekan. Menunggu. Mungkin itu yang terbaik untuk saat ini. Jangan lakukan hal bodoh! Kumohon,,
"Aku tak perduli. Persetan dengan semua yang sudah kusepakati dulu. Mulai sekarang kau harus jadi milikku!"
Dan jangan menangis saat waktu akhir itu tiba. Hanya tinggal buat kenangan yang takkan terlupakan. Jangan menangis. Tersenyumlah. Dengan begitu maka langkahnya akan lebih ringan.
"Akan kupikirkan lagi"

KAMU SEDANG MEMBACA
Where Do U Come? [iKon FanFiction]
FantasyKim hanbin terkenal sebagai namja dengan seribu pesonanya. Namun dibalik pesonanya itu semua orang tidak tahu bagaimana sebenarnya sifat namja itu. "Johayo. Aku mau kau menjadi namjachinguku" "Keojyeo!" Kim hanbin tak pernah merasakan apa itu rasa...