Chap 7

2K 188 6
                                        

Hari ini seperti biasa. Sekolah Incheon SHS melakukan kegiatan belajar mengajarnya. Namun di kelas X-II,satu orang berwajah imut sedang dalam aura yang benar-benar buruk. Ia masih memikirkan kejadian kemarin sore. Yien.

"Bambam-ssi!"

"..."

"Bambam-ssi!!"

"..."

"Kunpimook Bhuwakul!!"

"Ah yep!"

"Hahahaha..."

"Kerjakan soal yang di papan tulis. Kerjaan mu hanya melamun saja!" Perintah Jang seosaengnim. Bambam hanya menuruti perintah gurunya itu. Haish! Pelajaran fisika. Aku benci pelajaran ini. Gerutu Bambam dalam hati sambil mengerjakan 3 soal di papan tulis. Untung nya Bambam termasuk siswa yang cukup pintar. Jika tidak,mungkin sekarang ia sudah di titah untuk berdiri di depan pintu hingga pelajaran fisika selesai karena tak dapat mengerjakan soal yang diberi kan oleh Jang seosaengnim.

"Bagus Mr.Bhuwakul. Lain kali perhatikan guru mu saat ia sedang menerangkan! Ini pelanggaran pertama mu!" Omel Jang seosaengnim. Bambam hanya menundukan kepalanya dan meminta maaf karena tak memerhatikan nya saat menerangkan pelajaran fisika.

Kriinngg

"Ya baiklah. Pelajaran telah usai,silahkan beristirahat dan menikmati makanan kalian masing-masing. Kali ini aku memberbaskan kalian dari tugas. Selamat siang." Ucap Jang seosaengnim dan langsung keluar kelas. Setelah Jang seosaengnim keluar kelas,baru lah seluruh murid kelas X-II berlari menuju kantin. Bambam menumpukan kepalanya pada meja. Sungguh,ia sangat pusing. Ntah kenapa tubuh nya seakan memiliki beban berat.

"Hey! Kau tadi kenapa hm?" Tanya Yugyeom pada Bambam. Yang ditanya hanya menggeleng. Ia sangat malas menjawab pertanyaan sahabatnya itu.

"Kalian! Kita tunggu di kantin,rupanya masih disini. Dasar!" Omel seseorang yang sudah dapat di tebak adalah Mingyu. "Nih,tadi aku beli makanan. Sekalian makan di kelas ini aja deh,males balik ke kantin lagi. Penuh banget." Ucap Mingyu sambil menaruh makanan di meja Bambam. "Dia kenapa?" Tanya nya saat melihat Bambam seperti kurang sehat. Jungkook hanya diam menunggu jawaban dari Yugyeom sama seperti Mingyu.

"Aku tak apa. Sudah lah. Ayo makan!" Jawab Bambam. Ketiga sahabatnya itu menatap tak yakin. "Aku sudah lapaaarr!! Ayooo!!" Rengek Bambam. Jungkook tertawa melihat Bambam seperti itu. Ya,memang Jungkook yang paling suka jika Bambam manja seperti itu.

"Eoh! Ada orang ternyata." Pekik Jungkook saat menyadari bahwa masih ada 1 orang tersisa yang tak masuk dalam kelompok mereka. Tapi,wajah nya langsung berubah drastis menjadi wajah tak suka saat melihat siapa yang hanya sendiri itu. Musuh mereka semua,ya bisa dibilang begitu. Mereka sangat membenci orang itu. Dia licik! Tak bisa melihat orang lain bahagia walau hanya sebentar. Dan yang lebih parah lagi,incarannya adalah Bambam! "Dia tak dapat teman?" Bisik Jungkook pada tiga sahabat nya. Mingyu mendelik kan bahu karena ia bukan murid kelas ini.

"Dia punya banyak. Tapi,dia selalu ngikutin Bambam biar tau kelemahan nya!" Jawab Yugyeom dengan bisikan. Yang dibicarakan menyeringai sedikit. Ia tau persis bahwa diri nya sedang di bicarakan oleh kelompok mangsa nya. Dari dulu kelompok itu memang sangat membencinya.

Karena bosan,lelaki yang sedang dibicarakan Jungkook dan Yugyeom itu keluar kelas dengan seringaiannya dan menatap Bambam tajam seakan Bambam adalah santapan yang sangat lezat. Ntah mendapat bisikan dari mana,Bambam merasa bahwa dirinya benar-benar berada dalam bahaya yang sangat terlalu.

"Pulang sekolah nanti kita pulang bersama ya. Jangan berpencar. Tunggu aku sebentar saja.. Aku akan berusaha pulang lebih awal. Aku mohon.." Cicit Bambam sambil menunduk kan kepalanya. Mingyu,Jungkook,dan Yugyeom kasihan melihat nya yang seperti ini. Tapi,mereka tak bisa membantu. Maaf kan kami.. Kami tak bisa membantu mu..

Love Ya | MARKBAM [✔]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang