Lupa dan Me-lupa-kan.

256 23 1
                                        

Lupa____

Lupa dan melupakanmu bukan perkara yang mudah untukku. Aku membutuhkan waktu untuk melupakan sosokmu yang selalu menghantui pikiranku, menjelma dalam ingatanku, menetap dalam bayanganku. Melupakan seseorang yang pernah hadir didalam hati kita memang tidak semudah membalikkan telapak tangan lalu ditamparin ke muka mantan. Nggak- Enggak semudah itu.

Apalagi tentang kenangan kita, kenangan yang pernah kita lakukan yang kini hanya tinggal dikenang karena kita tak mungkin bisa mengulang .

Jika aku gagal dalam melupakanmu, mungkin saat itu kamu menang!
Tapi jika boleh aku berandai-andai, Aku akan belajar melupakanmu, dan berarti kamu kalah jika seandainya aku berhasil melupakanmu.

Aku bisa saja cepat melupakanmu, melupakan kenangan tentang kita. Tapi jika tuhan selalu mempertemukan kita, Aku merasa saat itu tuhan sedang menjebakku untuk tidak melupakanmu.

Dan...

Mengapa (?)

Kamu selalu hadir saat aku benar-benar benci akan kehadiranmu.

Mengapa(?)

Yang pernah menyakitkan selalu saja mampu bertahan.

Mengapa (?)

Kamu kembali saat aku benar-benar tengah melupakanmu.

Mengapa(?)

Kamu pernah pergi dan membekaskan luka dihati.

Mengapa?

Kamu gila hingga membuat aku pernah tergila-gila karena gombalan dan harapan busukmu.

Aku tak paham, mengapa semuanya selalu tentang kamu, tentang kita.

--------------------------------

Kau tau? Akuu selalu mampu mengatakan kepada siapapun bahwa aku tidak lagi menyukaimu. Namun aku selalu gagal mengatakan hal yang sama kepada diriku sendiri. 

Kau datang ketika aku perlahan melupakan.
Kau datang ketika aku menganggap kisah ini telah padam.

Ini bukan  perihal aku yang sudah tak peduli denganmu bukan juga aku yang ingin membencimu ,aku hanya  ingin melupakanmu,melupakan rasa yang pernah tumbuh dihatiku.

Seandainya waktu tak mempertemukan kau dan aku mungkin sekarang aku tak perlu  bersikeras ingin melupakanmu.

-----

Biarlah aku belajar lupa dan melupakan kenangan bersamamu. Karena kini aku tau, Aku tak bisa bertahan jika tak pernah ada hati.

Biarlah kenangan kita pernah ada, walau kau dan aku tak pernah menjadi cinta yang nyata.

Karena lain waktu kenangan perlu dikenang .

...

Untukku, Untukmu, Untuk sang pembaca.

-- Semoga kita bisa melupakan walau tidak sampai benar-benar terlupakan-- karena seringkali kenangan tiba-tiba melintas dalam ingatan.

-- Semoga kita tetap sabar menanti pagi kembali datang untuk memulai cerita dan kisah yang baru. Setelah kita berhasil melupakan--

--- Semoga perasaan yang sulit dimengerti, dapat segera dimengerti kalo masih tetap cek aja ke dokter --

Dan....
Biarlah cinta dan perasaan yang baru tumbuh dengan sendirinya sebagaimana para petani bersabar menanti padi, Hingga saatnya panen akan tiba. ---Jodoh

Vote kalian berarti. karena itu berarti kalian menghargai setiap cerita yang kalian baca. --- Mila

Salam kenal, Pembaca^^

Sang Perasaan.Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang