Berjalan mengikuti arah angin
Berhenti dititik pengharapan
Berlabuh pada sebuah kenangan
yang tak dapat diterima angan
Kini kembali mengarahkan layar
Menelusuri bola mata berbinar
Membuatku tak bisa mengejar
Keberadaanmu jauh di ufuk timur
Kerinduanku pun terhalang badai
Bersama hujan yang tak pernah peduli
Lirih, pedih mengisi hati
Kini jauh kau tinggal pergi
