HAPPY READING, MO2L READERS
***
Malam itu aku ikut dengan G & J. Ternyata jarak apartement mereka tidak jauh dari tempay apartement nya Cam. Ya mungkin lebih sederhana dari yang Cam punya tapi its okay.
"Silahkan masuk" ucap J.
Aku pun masuk ke dalam apartement G & J. Seperti apartement pada umum nya hanya ada dua kamar. Aku melihat ke arah luar jendela view nya bagus, kota LA di malam dan siang hari bisa keliatan dari sini.
"Andrea nanti malam lo tidur di kamar nya J ya" ucap G sambil menunjukkan letak kamar nya J. Aku melihat sekilah isi kamar nya dan mengangguk. Aku tidak percaya bahwa ternyata G & J lebih rapih di banding kan dengan Cam, Shawn & Matt m. Huft.
"Eh G, gue lupa bilang kalo malam ini cewek gue Ariel bakal nginep di sini" ucap J sambil menggaruk kepala nya.
Aku melirik kearah G yang ikutan kebingungan. Seperti nya aku di sini sangat merepotkan mereka berdua. Aku pun memikirkan bagaimana caranya agar aku bisa tidur juga.
"Oke oke, Andrea lo tidur di kamar gue. Nanti gue tidur di karpet aja" sambung G yang sudah mendapatkan ide.
"Ah gila lo. Gue aja yg di bawah" kata ku menyaut tiba - tiba.
"Andrea lo cewek. Masa tidur di bawah" ucap G lagi dengan nada nya yang lembut.
Akhirnya malam itu aku tidur di kasur nya G sementata G tidur di karpet bawah. Sebenarnya aku tidak tega dengan nya, bagaimana mungkin dia tidur di karpet padahal ini adalah kamar nya sendiri.
"G, lo boleh tidur di kasur kok bareng gue tapi di jarakin guling ya" ucap ku dengan posisi tidur membelakangi G.
"Are you sure?" tanya G memastikan kalau otak ku tidak error lagi seperti tadi.
"Yes."
Akhirnya G memindahkan bantal dan guling nya ke kasur atas lalu tiduran di samping ku. Ada guling yang membatasi kami berdua.
Malam itu sejujurnya aku tidak bisa tidur dengan tenang, yang aku fikirkan adalah bagaimana bisa Maggie berhubungan intim dengan Cam bahkan terlihat seperti kenalan lama. Tanpa aku sadari aku menitikkan airmata tapi buat aku menangisi cowok seperti Cam? Dia sama sekali tidak pantas untuk di tangisi. Batinku sambil menghapus airmata yang membasahi pipi ku.
-
Cam's Apartement
"Andrea! Buka pintunya. Ayo kita sarapan di bawah" teriak Cam dari luar pintu kamar Andrea.
Hampir 5 menit Cam berdiri di depan pintu kamar Andrea sampe akhirnya Matt keluar dari kamarnya.
"Cam, lo manggil siapa?" tanya Matt.
"Andrea lah" jawab Cam.
"Lo ngigau? Andrea kan lagi di apartement nya G." ucap Matt yang membuat Cam tersadar.
Tanpa merespon Matt, Cam berjalan menuju kamar nya dan mengambil jaket hitam milik nya. Cam berjalan cepat lu menuruni tangga dan mengambil kunci mobil di atas meja makan.
"Matt, gue pergi" teriak Cam.
Matt yang setengah sadar hanya menggelengkan kepalanya saja. Matt sudah terbiasa dengan sifat Cam yang seperti ini. Kadang khawatir nya itu berlebihan.
KAMU SEDANG MEMBACA
Los(t) Angel(es) [C.D]
FanfictionDISCONTINUED. We found wonderland. Lets get lost together. Andrea Rose Russett. WARNING!!! This book contains sexual scenes and harassing words. If you're under 18 please be a wise reader. [BAHASA INDONESIA]
![Los(t) Angel(es) [C.D]](https://img.wattpad.com/cover/62304594-64-k155839.jpg)