Jacob Black P.O.VAku menunggu di dalam mobil volvo milik ayahnya, di depan gerbang universitas. Sekarang pukul 2 siang, renesmee meminta ku untuk menjemputnya seusai jam kuliah.
Bunyi bell berdentang di dalam sana, menunjukkan waktu berganti pelajaran dan jam pulang. Beberapa menit kemudian, aku melihatnya keluar bersama teman-teman kuliahnya. Senyum manisku mulai merekah saat kami mata kami bertemu, ia melambai padaku dan aku turun dari mobil.
Aku menunggunya, sedangkan ia berpisah dari rombongan temannya dan berlari padaku. Bahkan hanya beberapa kedip, ia sudah berada di hadapanku. Ini salah satu keahlian milik ayahnya, berlari cepat..
"Jacob !!" teriaknya, lalu memelukku.
"Hai ?" balasku. Aku membalas pelukkannya dan mencium aroma tubuhnya, ia sangat harum dan hangat seperti ibunya. Meskipun ada beberapa bau busuk yang menganggu ku..
"Aku senang kau menjemputku, apa dad dan mom tidak berkomentar ?" ucapnya, masih berada dekat di hadapanku.
"Mereka baik-baik saja, lihat bahkan ayahmu meminjamkan volvo-nya padaku.." Jawabku, kami sama-sama memandang volvo. Dan kemudian tersenyum bersamaan.
"Aku tahu itu, dad tidak akan membiarkan ku pulang dengan berjalan kaki" Ucapnya singkat, kemudian ia berahli ke sisi mobil yang lain dan hendak masuk.
"Kau tidak akan berjalan kaki, kau bisa naik di punggungku ? bagaimana ?" Tawarku dengan senang hati, ia tertawa dengan renyah kemudian masuk ke dalam mobil.
"Itu pasti seru, Thank's jake" Bisiknya, kami sama-sama memasang sabuk pengaman dan mulai melaju pergi dari universitas.
Kami melaju dengan cepat dan menuju pulang ke rumahnya. Memasuki jalanan yang berliku di sisi jurang dan hutan, Bunyi kicauan burung saling bersahutan dan aku bisa mendengar bunyi kawananku di bagian barat, mungkin mereka sedang berpatroli.
Renesmee mulai mengganti channel radio di dashboard dan memutar musik favoritenya, aku mendengarnya sebentar kemudian mengerti.
Ini musik favorite kedua orang tuanya. Debussy Alunan yang lembut dan sedikit mellow.
Kami berhenti di depan rumah, kemudian turun dari mobil dan masuk ke dalam rumah. Renesmee meraih tanganku dan tidak berkata apapun, Sedangkan aku hanya tersenyum melihat sikapnya yang berani ini.
Rose dan Alice menyapa kedatangan kami, mereka tersenyum bersamaan. Alice tidak terlalu terganggu, sedangkan rose ia mengeram melihat tangan kami saling menggenggam.
"Sudah pulang sayang ?" sapa alice, ia sedang mengisi vas bunga.
"Sudah bibi alice, hari ini sangat menyenangkan. Kemana mom dan dad ?" Balas Nessie di sampingku, ia sudah berahli mencium alice dan rose.
"Mereka sedang berburu, mungkin sebentar lagi akan pulang" Jawab alice, aku mengernyitkan dahi. Berburu ? tentu saja.
"Paman jasper ?" Tanya Nessie.
"Ia ke kota bersama esme, mengurus beberapa keperluan" Alice masih menjawab dengan santai.
"Pekerjaanmu sudah selesai. Kenapa masih disini ?" Hardik rose tiba-tiba. Ia tidak suka melihatku berdiri seperti ini memperhatikan mereka.
Aku hanya membelas dengan memutar kepala dan tidak menghadap kearahnya.
"Jake tidak akan kemana-mana, ia akan membantu ku mengerjakan PR" Sahut nessie, aku senang mendengarnya.

KAMU SEDANG MEMBACA
My Little Bella 'Fanfiction Twilight'
FanfictionKarena perpisahaan ini hanya akan membuat kita semakin rentan. Aku tidak tahu bagaimana harus membuktikan bahwa aku sangat mencintaimu.. Aku hanya bisa terus berjuang untuk menjaga dan menyanyangimu selalu. Dan semua yang telah aku usahakan harus m...