Before :
"Gwaenchana Irene-ah" kemudian Luhan tersenyum dan melambaikan tangan tandanya ia menyuruh Irene menghampirinya.
Deg! Deg! Deg!
"Irene? Kau mau kesana?" tanya Taehyung yang melihat Irene hanya diam mematung
Author POV
"ehh? Emmm molla..." ucap Irene ragu-ragu dia masih merasa deg-degan
"kemarilahh..." ajak Luhan sambil tersenyum
"Kajja!" ajak Taehyung sambil menarik tangan Irene. Kemudian mereka pun berjalan menghampiri Luhan.
"kalian sedang apa?" tanya Luhan sambil tersenyum
"kami..." ucap Irene yang terpotong Taehyung
"kami sedang melihat-lihat ruangan dance disini, kebetulan kami sangat menggemari dance. Naahh saat kami akan pulang, Irene mendengar seseorang menyanyi padahal aku sendiri tak mendengarnya dengan jelas karena suara disini berbaur jadi aku sulit membedakan music yang satu dan yang lainnya, kebetulan lagu itu lagu favoritnya, bahkan dia tau tunes pianonya ya kan ?" goda Taehyung
"yak!!" ucap Irene sambil menyubit pinggang Taehyung
"awww! Wae? Memang kan?" ucap Taehyung lagi yang membuat Irene memerah
"benarkah?" tanya Luhan kepada Irene
"aaa...err aniya aku tak begitu mahir sunbaenim..." ucap Irene merendah
"geotjimal! Dia bohong sunbaenim dia itu jago sek... aww!" ucap Taehyung yang kembali terpotong karena cubitan dahsyat Irene (?)
"coba aku ingin dengar.." ucap Luhan sambil tersenyum
"ne????" ucap Irene heran
"ne, ini pianonya coba aku ingin dengar.." ucap Luhan sambil menunjuk sebuah piano dibelakangnya.
"b..b..baiklah.,." ucap Irene ragu-ragu.
Kemudian Irene pun memainkan piano tersebut. Seulas senyum tersungging dari bibir Luhan melihat Irene memainkan piano tersebut dengan penuh perasaan sekali-kali ia melirik Luhan dan ia pun tersenyum. Tak lama Luhan menghampiri Irene dan duduk disebelah Irene sambil memainkan piano sehingga terdengar sebuah alunan music yang harmonis. Taehyung yang melihat kejadian itu kemudian tersenyum, namun senyumnya lain dia seperti sedang menyembunyikan sebuah perasaan sakit dibalik senyuman manisnya itu.
#Backsound : EXO - Angel
***
Irene senyum-senyum sendiri mengingat kejadian tadi di sekolah barunya itu. Ia berharap ia dapat diterima disekolahnya itu.
"Irene-ah?" terdengar suara diluar kamarnya yang tak lain adalah Kim Taeyeon eommanya.
"Ne?" ucap Irene. Kemudian Taeyeon pun masuk dan menghampiri Irene dan duduk disamping kasurnya.
"bagaimana Pretest mu tadi? Sukses?" tanya Taeyeon
"ne, eomma semuanya berjalan dengan lancar" jawab Irene sambil tersenyum.
"ahhh... syukurlah kalau begitu, cepat tidur besok pengumumannya kan? Eomma takut kau kesiangan" ucap Taeyeon
"arraseo eomma" ucap Irene sambil tersenyum. Kemudian Taeyeon mencium kening Irene. Irene pun berbaring dibalik selimut Biru soft nya. Lalu Taeyeon mematikan lampu dan keluar dari kamar Irene.
***
Besoknya...
#Tiiit Tiit# *Klakson motor*

KAMU SEDANG MEMBACA
We All Love You
FanfictionI have a promise with some of my readers to using Bahasa Indonesia. so this FF is dedicated to my readers in my Region hope you like it :v menjadi seorang kakak memang bukan hal yang mudah, mencintai seseorang yang juga disukai sahabatmu juga bukan...