Author POV
~~~~
Luhan menyudahi pelukan itu.
“Suara apa itu?” tanya Luhan. “Molla” jawab Seulgi. “Yasudah lebih baik kita kembali kedalam” ajak Luhan.
“Ne Oppa” jawab Seulgi sambil tersenyum kemudian mereka pun masuk kedalam ruangan.
~~~~Irene terguling-guling sampai lantai dasar kepalanya banyak mengeluarkan darah. Sehingga Irene tak sadarkan diri.
Nae mameul sarojamneun daensing
geu hwaryeohan somssi
Neoui geu igijeogin maepsi
geu ajjihan sexy~
Handphonenya berdering, sebuah panggilan masuk terlihat di tampilan handphonenya “Alien Tae”“Irene-aa? kau kenapa lama sekali?” gumam Taehyung. Sambil terus menelfon Irene namun tak ada jawaban.
“Irene-aa, aish! Kau membuatku cemas” ucap Taehyung kemudian Taehyung pun memutuskan untuk menyusul Irene. Ia kemudian melepas helmnya dan segera turun dari motornya dan berlari menuju kampus.
“Irene-aa!” teriak Taehyung dalam gedung yang sudah mulai sepi.
“Irene-aa!!” teriak Taehyung lagi sambil terus menengok kiri kanan dan terus mencari Irene.
Sampai di dekat tangga. Betapa terkejutnya Taehyung saat melihat Irene sudah tergeletak lemah tak sadarkan diri dan banyak mengeluarkan darah.
(#Backsound : Lyn - Back In Time)
“Irene-aa?” ucap Taehyung tak percaya. “Irene-aa!!!!” teriak Taehyung kemudian ia segera berlari menghampiri Irene dan duduk.
“Irene-aa? Irene-a!! Irreona!! Irene-aa!!” ucap Taehyung panic sambil menepuk-nepuk pipi Irene supaya bangun. Tanpa basa basi kemudian Taehyung mengangkat tubuh Irene yang sudah terkulai lemah. Ia pun segera berlari sambil menggendong Irene.
“Ahjussi, aku titip motorku ne? aku akan ke rumah sakit dulu” ucap Taehyung terburu-buru sambil menggendong Irene.
“ne, ini ada apa?” tanya satpam itu. “Gawat! Sudahlah kumohon titip motorku ne?” ucap Taehyung kemudian segera berlalu dari sana dan menyetop taxi.
@Perjalanan
“Irene-aa~ bertahanlah~” ucap Taehyung.***
Taehyung terus bolak-balik menunggu kedua orangtua Irene datang sambil menunggu pemeriksaan dokter.
“Taehyung-ya?” ucap Taeyeon
“Ahjumma, Irene~” ucap Taehyung. Taeyeon dan Leeteuk kemudian menghampiri Taehyung.
“apa yang terjadi dengan Irene?” tanya Taeyeon dengan mata yang sudah berkaca-kaca.
“Mianhae Ahjumma, Ahjussi, Irene…” ucap Taehyung sambil menunduk.
“Sudahlah~ Taehyung-ya kau bisa jelaskan nanti, sekarang lebih baik kita fikirkan kondisi Irene” ucap Leeteuk sambil menepuk pundak Taehyung.
Tak lama setelah itu dokter keluar.
“Maaf apa disini ada orangtua dari nona Bae Irene?” tanya dokter tersebut. “ne, uisa saya Eommanya” ucap Taeyeon.
“Putri anda kehilangan banyak darah, ia membutuhkan donor darah” ucap uisa tersebut.
Taeyeon dan Leeteuk diam mematung.
“Apa diantara Anda ada yang mempunyai darah yang sama dengan Irene?” tanya Uisa.
“golongan darah saya AB uisa, Memangnya golongan darah Irene apa uisa?” tanya Taehyung
“A” jawab uisa tersebut. “Mungkin anda, appanya” ucap uisa tersebut. Taeyeon dan Leeteuk hanya terdiam.

KAMU SEDANG MEMBACA
We All Love You
FanfictionI have a promise with some of my readers to using Bahasa Indonesia. so this FF is dedicated to my readers in my Region hope you like it :v menjadi seorang kakak memang bukan hal yang mudah, mencintai seseorang yang juga disukai sahabatmu juga bukan...