Tidak cukup menjadi baik
saja. Kau harus baik untuk sesuatu. Kau harus
memberi kebaikan pada dunia. Dunia harus menjadi tempat yang lebih baik karena kehadiranmu. Dan
kebaikan dalam dirimu harus disebarkan bagi yang lain
*************
Cast:
Choi Siwon

Im Yoona

Yoo In Na

Ji Hyun Woo

Vote sebelum dibaca
#Happy Reading#
"Dingin"
Suara pelan dan tertekan, pemilik suara yang meringkuk di atas ranjang besar bernuansa putih. Badanya bergetar kedinginan setelah beberapa puluh menit mandi hujan selama berdebat dengan Siwon.
Bibirnya memucat dan tangannya memeluk keras sisa selimut dari tubuhnya
"Aku kedinginan"
Ulangnya, sebelum dirasakannya lembaran selimut kembali ditindikan seseorang pada tubuhnya.
"Kau masih kedinginan?"
Gadis itu mengangguk lemah, tanpa membuka mata. Suaranya hampir habis akibat tangis yang tak kunjung berhenti sebelum dirinya pingsan.
Pria yang membawanya mengeluarkan stetoskopnya, dan juga termometernya.
Berubah panik kembali saat termometer yang digunakannya pada Yoona menunjukkan angka 39, dan tensinya yang dratis turun hingga seratus.
"Yoona kenapa kau harus menyiksa dirimu sendiri"
Keluhnya, menyuntik Yoona kemudian menindikan kembali selimut yang masih tersisa. Timbunan selimut yang kian tebal tidak lantas membuat Yoona berhenti dari meriangnya.
"Aku sangat kedinginan"
Sialan!!!
Yoona kian bergetar hebat, hingga pria itu atau sebutlah Siwon menindi tubuh gadis itu, memeluknya keras.
"Apa masih dingin?"
Yoona mengangguk, tubuhnya yang tadi miring kesamping diluruskannya menghadap Siwon, gadis itu sadar.
"Dulu cara ini berhasil"
Siwon mengatakan kata dulu.
Dulu!
Dulu memang saat masih di Washington, jika Yoona demam dan kedinginan hingga kejang seperti sekarang, Siwon akan menyelimutinya hingga bertindi, kemudian Siwon akan memeluknya erat untuk transfer kehangatan dari tubuhnya. Dan cara mereka itu selalu berhasil dan menghentikan erang kedinginan dari Yoona.
Tapi sekarang?
Cara itu mungkin tidak lagi bisa berfungsi. Alasannya, rasa yang dulu saat di peluk dan memeluk sudah berbeda dengan sekarang.
"Kau masih kedinginan?"
Siwon mengeratkan pelukan itu, menatap ke bawah, kewajah Yoona yang perlahan membuka mata dan menangis
"Rasanya sudah tidak seperti dulu, pelukan yang selalu berhasil membuat sakitku hilang sudah tidak sehangat dulu"
KAMU SEDANG MEMBACA
FILANTROPI
RastgeleA Story By Santi Lumban Gaol CHOI SIWON . IM YOONA KANDAS namun masih sangat MEMBEKAS Membedakan LOGIKA dengan HATI Perbedaan Konsep hidup menghentikan sejenak sebuah jalinan Berseteru dan berkonflik untuk menutupi luka rindu yang tidak sanggup di...
