Chapter 19

2.1K 141 1
                                    

Maggie Linderman's P.O.V

Gue dan Andira baru aja masuk dikantin dan kita udah ngelihat Bryan dan Ari yang gue bingungkan Bryan dateng darimana ? perasaan tadi ngga ada dia

"Kok ada Bryan?"kata Andira kaget gue mengerutkan kening gue karna kebingungan juga

Akhirnya gue dan Andira duduk didepan mereka kemudian memesan makanan setelah itu kita makan siang bareng dan banyak banget tentunya yang kita ceritain sayangnya Ajil ngga disini andaikan Ajil dan Azka disini sama Rasyifa juga

"Rasyifa sama Azka kenapa ngga ikut?"tanya gue

"Oh Rasyifa lagi meriang meriang gitu terus Azka tadi pas aku telfon katanya lagi ngebawa syifa kerumah sakit"jawab Ari yang gue balas dengan anggukkan saja

"Kasian"jawab gue

kemudian melahap makanan gue lagi akhirnya gue kenyang dan gue menatap kesekeliling gue tiba tiba seorang lelaki menangkat tangannya seraya melihat ke gue kemudian gue menunjuk ke wajah gue dan dia mengangguk gue tau siapa dia dengan jelas , Aldi yang dulu pernah digosipkan deket sama Salsha padahal sebenernya nggak ada apa apa .

Gue berjalan ke arah Aldi dan gue merasa orang orang yang gue lewati melihat gue begitupun Ari

"Minta nomer lu dong"kata Aldi kemudian gue tersenyum begitupun dia yang membalas senyuman gue

"mana hp lo"kata gue kemudian dia mengeluarkan handphone nya dan gue menuliskan 12 digit nomor telepon gue kemudian memberikannya kembali kepadanya

"Thankyou cutie"katanya kemudian gue terkekeh dan meninggalkannya

"kamu kenapa kesana?"tanya Ari dengan wajah tak suka

"dia minta nomer aku"

"jadi kamu kasi?"tanya Ari dan gue mengangguk

Dia menggeleng dan menunduk kemudian diem aja terus bikin meja ini jadi hening dan sunyi tentunya kami bertiga ; Bryan,Andira dan Gue sendiri bingung Ari kenapa kemudian gue berpindah tempat duduk ke samping Ari

"Kamu kenapa ?"tanya gue seraya menggengam tangannya

dia masih aja ga jawab terus ngebuka buka Instagram gitu

"Eh ngambek ?"goda gue
"Hola my babe"
"Fix aku dicuekkin the whole time"
"Babe aku ngapain kamu bisa gini , hm?"tanya gue

Terus gue berbaring di lengan Ari karna gue pendek dari Ari jadi gue ga bisa naro kepala gue ke bahunya which is sucks karna tempat duduknya juga pendek kalo sofa dirumah sih bisa lha

"Baby"kata gue seraya mengelus lengannya kemudian memeluk lengannya layaknya guling

"Kamu tuh kenapa sih"kata Ari memasang tampang kesalnya

"Ya kamu yang kenapa?"tanya gue bingung

"Gatel banget sih"kata Ari membuat gue membulatkan mata gue

"Apaan sih Ari jahat banget"kata gue

"Apaan sih kamu ngasih ngasihin nomer ke cowo kaya gitu siapa yang jahat ? mau dibilang cewe murahan?"kata Ari mulai kesal

"Ari omongan kamu!"kata gue

"Sama siapa aja mau , lu . setan"kata Ari seraya memainkan handphone nya

"Unbelieveable"kata gue lalu pergi meninggalkan Ari , Bryan dan Andira kemudian gue ke kasir kantin untuk membayar uang makanan gue

kemudian gue berjalan ke taman belakang sekolah yang super sepi tapi indah banget gue berjalan melangkahi beberapa tangga berwarna kuning ke coklat coklatan dengan material keramik yang mewah ini dan melihat pohon dan rerumputan berwarna hijau terang dan tampak sangat sehat .

saat gue masih melamun gue mendengar seseorang berdeham dari belakang yang membuat gue menoleh kebelakang .

"Aldi?"kata gue

"Hi"katanya seraya tersenyum

"Drama?"tanya Aldi seraya terkekeh dan gue mengangguk kemudian menunggu

"Kenapa ? Pacar lo marah lo ngasih nomer lu ke gua ya?"tanya Aldi dan gue terkekeh

"Bukan pacar kok . iya si Ari marah gue ngasih nomer gue ke lo"jawab gue

"Sabar deh"kata Aldi seraya tersenyum

"Thankyou"kata gue

Authour's P.O.V

Aldi dan Maggie yang sedang terdiam setelah pembicaraan tadi terkunci didalam suasana hening tanpa gerakkan juga sampai akhirnya seseorang datang kesana , Ari Irham .

Lelaki yang sungguh sungguh mencintai Maggie , Dia melihat Maggie dan Aldi , dia yang awalnya terbakar cemburu makin saja cemburu sampai ia kesal dengan dirinya sendiri

Famous (A.I)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang