9.End

10.5K 942 29
                                        

"- menyuruhku jalan kaki ke toko ayam dalam waktu 10 menit! Kau bayangkan hanya 10 menit saja! Itu mengharuskanku untuk berlari secepat angin dan rasanya aku akan mati saat itu juga.Tapi kau tahu? Si Park itu hanya bersikap santai dengan duduk di kursi sambil memainkan ponselnya.Dia juga langsung melahap makanan tanpa memperdulikanku.Astaga,aku tidak mengira jika dia akan berperilaku seperti itu pada-Ya! Kim Jong Daeeee!".Baekhyun berhenti bercerita panjang kali lebar dengan kecepatan 125 km/jam dan berakhir memanggil nama sepupunya dengan sedikit bentakan.Baekhyun sedang asik bercerita tentang kejadian kemarin,namun saat ia melirik sekilas ke arah Jongdae,ternyata sepupunya itu asik sendiri dan tampak tak mendengarkan perkataannya.

"Ya?".Sahut Jongdae santai setelah daritadi ia hanya diam tanpa mengeluarkan sepatah katapun.
Jongdae masih asik dengan ponselnya yang membuatnya diam tanpa peduli pada Baekhyun yang sudah menekuk wajahnya.

Baekhyun memilih untuk cemberut daripada meneruskan ceritanya.Ia memajukan bibirnya sambil melipat kedua tangannya di depan dada.Dia amat kesal saat dirinya sudah datang ke sini dengan antusias untuk menceritakan segalanya pada sepupunya dan sekarang ia bercerita panjang dan detail sampai bagian tidak penting pun diceritakan,tapi sepupunya yang sangat menyebalkan masih asik dengan alat komunikasi canggih itu membuat Baekhyun ingin membanting ponselnya sekarang juga.Ayolah,Baekhyun paling tidak suka diabaikan apalagi ketika ia berbicara.

Mendapati Baekhyun yang tidak lagi berkicau itu aneh.Maka Jongdae mengalihkan pandangannya untuk melihat apa yang sedang dilakukan sepupunya itu hingga ia bisa diam.Jongdae melihat Baekhyun yang cemberut dengan wajah yang begitu menggemaskan.Jongdae menyadari kesalahannya,dia menyimpan ponselnya di atas meja kerjanya dan terkekeh "Maaf maaf.Aku mendengarkanmu".

"Kau menyebalkan Chen! Aku sudah bercerita,tapi kau asik dengan ponselmu! Apa ponselmu lebih penting daripada aku?".Baekhyun berbicara dengan emosi meluap-luap.Kedua alisnya ditekuk ke bawah tanda ia marah.

"Okay Baek.Maafkan aku.Aku memainkan ponselku karena alasan tertentu.Kau tahu siapa orang yang kusukai selama ini kan? Lusa dia berulang tahun.Aku sedang mencari kado menarik untuknya".Sekarang giliran Jongdae yang bercerita.
Baekhyun tentu tahu siapa orang yang dimaksud Jongdae.Dia adalah lelaki mungil dengan tubuh berisi mirip seperti seekor kelinci,Xiumin atau Kim Min Seok.Dia adalah pemilik dari toko kue.Baekhyun tahu sejarahnya Jongdae dan Minseok.Kenapa bisa tahu? Karena Baekhyun selalu ingin tahu dan ia akan memaksa sepupunya untuk bercerita.Tapi tenang saja...Baekhyun bukan mulut ember seperti kebanyakan wanita di dunia ini.

Baekhyun menunjukkan rasa ketertarikannya pada masalah Jongdae.Ia tidak lagi menekuk wajahnya,namun terlihat berpikir."Kau mau memberinya kado sebagai cara untuk bisa mendapatkan hatinya? Itu rencanamu?".Tebakan Baekhyun tepat sasaran.Jongdae bertepuk tangan karena Baekhyun bisa menyimpulkan semuanya hanya dengan memberitahunya garis besarnya saja.Jadi Jongdae tak perlu bercerita lebih panjang lagi.

"Beri saja dia cincin.Menurutku itu sangat spesial dan berkesan".Usul Baekhyun.Jongdae merespon usul Baekhyun yang tidak buruk malah terdengar berlian itu dengan menjentikan jarinya yang memang tidak selentik milik Baekhyun.Astaga,kenapa cincin tidak pernah terpikirkan sebelumnya? Baekhyun memang sepupu yang sangat baik dan Jongdae harus berterima kasih banyak.

"Kalau begitu ayo ke toko perhiasan dan aku akan meneraktirmu es krim strawberry".

"Yess! Let's Go!".

.
.
.

Ceklek

"Kau datang tepat waktu kkk".

"Sudah siap?".

"Ya"

"Ayo kita pergi".

Jessica mengangguk semangat,lalu segera merangkul lengan kekasihnya sekaligus calon tunangannya.Mereka sengaja minta jadwal dikosongkan untuk hari ini karena mereka punya rencana sendiri,yaitu mempersiapkan tunangan mereka nanti yang akan diselenggarkan 5 hari lagi.Rencananya mereka akan mengundang sahabat,kerabat orang tua,dan mungkin juga beberapa reporter.Pesta pertunangan ini diadakan di gedung mewah bertingkat yang mereka sewa sebelumnya.Omong-omong,pesta pertunangan mereka belum diketahui publik,mereka tidak akan mengkonfirmasi sendiri di depan publik,namun jika ada berita tentang tunangan maka mereka akan membenarkannya.

I Love My HaterCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang