Setelah kupikir-pikir lagi,menunggu seseorang yang kau cintai itu seperti tengah menunggu bus yang kau inginkan di halte.Kau duduk sendiri di halte,pandanganmu lurus melihat banyaknya bus yang berlalu lalang,sayangnya bus-bus itu bukan yang kau inginkan.Kau membutuhkan waktu yang cukup lama untuk menunggu busmu itu datang.
Sama sepertiku,aku tidak memperdulikan semua pria yang mengantri ingin menjadi kekasihku.Aku tidak ingin mereka.Aku lebih memilih menunggu satu pria yang sangat kucintai.Ya,Park Chanyeol.Aku rela menunggunya selama 5 tahun.Sebenarnya banyak tantangan yang membuatku goyah,aku bahkan menjadi haternya hahaha.Well,kukira aku tidak akan bisa bersamanya.Aku pikir menunggunya hanya membuang-buang waktu sehingga aku mulai lelah.Aku sadar,setidaknya kau harus berjuang untuk orang yang kau tunggu.Hal yang diperlukan dalam menunggu adalah....sabar.
Sekarang aku mendapatkan bus yang tepat untuk membawaku ke tempat indah,Park Chanyeol.
.
.
.
SPECIAL CHAPTER
Are You Ready For This??
Let's Start!
.
.
.
Chanyeol keluar dari kamar mandi tanpa atasan sehingga bagian atasnya yang berotot semakin seksi saat buliran air jatuh membasahinya tereskpos begitu menyegarkan mata.Hanya ada haduk kecil melingkar di pinggangnya,menutupi pinggang sampai pahanya.Chanyeol berjalan melewati ranjang besarnya,di sana masih ada kekasih cantiknya yang terlelap dengan mulut sedikit terbuka.Chanyeol terkekeh,lalu dia menuju ke lemari besarnya.Dia mengambil kaos bergambar Mickey Mouse pemberian ibu Baekhyun dan memakai celana panjang berwarna putih.Hanya pakaian sederhana,tapi tetap terlihat sempurna dan mewah di tubuh propsional Park Chanyeol.
Chanyeol melihat kembali ke ranjangnya.Di sana masih ada Baekhyun yang posisinya masih sama seperti tadi.Chanyeol mendekati ranjang besarnya.Ia merangkak naik ke atas ranjang,lalu menempatkan tubuhnya di atas Baekhyun.Posisi tidur Baekhyun telentang dan Chanyeol berada di atasnya dengan kedua tangan berada di samping kanan kiri tubuh Baekhyun agar tidak menindihnya.
Chanyeol tertawa geli melihat mulut Baekhyun yang terbuka dan alisnya yang menekuk.Dengan jail tangan Chanyeol bergerak untuk meluruskan alis itu,namun kembali menekuk lagi.Chanyeol menahan tawanya.Betapa lucunya kekasihnya ini.Chanyeol memilih untuk semakin mendekatkan wajahnya "Baekhyun~".Panggilnya untuk membangunkan Baekhyun.Pagi ini Chanyeol punya rencana dengan Baekhyun.Dia tidak mau membuang waktu karena dia punya jadwal saat sore nanti.
Baekhyun hanya bergerak untuk menutup mulutnya,lalu membenarkan posisi kepalanya dan kembali tertidur dengan damai.Ah,ternyata susah juga membangunkannya.Apa dia kelelahan? Well,semalam Chanyeol terus-terusan menggoda Baekhyun sampai akhirnya mereka tidur jam 12 malam.
"Baekhyunnie~".Panggil Chanyeol lagi di depan wajah Baekhyun,namun tidak ada reaksi apapun.Chanyeol mendekatkan wajahnya ke telinga Baekhyun,lalu berbisik di sana. "Baekhyun sayang,ayo bangun sebelum aku menciummu~". Suaranya sangat menggoda,begitu dalam dan lembut.Bisikan itu terasa menggelitik telinga Baekhyun hingga akhirnya namja kecil itu terusik.
Baekhyun membuka matanya dengan pelan.Pemandangan pertama yang ia lihat adalah wajah Chanyeol di atasnya yang tersenyum memandangnya.Posisi mereka sungguh intim dengan jarak wajah yang hanya terpaut 5 senti.Sontak mata Baekhyun melebar dan rona di pipinya bermunculan.Baekhyun segera memalingkan wajahnya ke samping.
"Apa yang kau lakukan?!".Tanya Baekhyun galak hanya untuk menutupi kegugupannya.Untung dia tidak berteriak,itu menghancurkan imejnya.
Ah,Baekhyun sedang malu dan juga gugup.Chanyeol tahu itu."Menbangunkan kekasihku".Jawab Chanyeol tersenyum tipis.
KAMU SEDANG MEMBACA
I Love My Hater
FanfictionBukan tanpa alasan Baekhyun membenci artis tampan Park Chanyeol. Kenangan kurang menyenangkan di masa lalu ditambah dengan perlakuan Chanyeol sekarang membuat Baekhyun merasa telah dicampakkan. Hal itu juga menjadi penyebab Baekhyun membenci Chanyeo...
