Jemari telunjuk Baekhyun ia letakkan di depan bibirnya agar Chanyeol tidak bisa lagi menyerang bibirnya.Sebelumnya Baekhyun juga mendorong dada Chanyeol dan menjauhkan kepalanya,lalu buru-buru ia meletakkan jarinya di antara bibirnya dan bibir Chanyeol sebagai pemisah.Baekhyun hanya merasa ia harus menghentikan ciuman ini sebelum ia mati kekurangan oksigen dan juga ada hal yang mengganggunya.Keduanya saling bertatapan dengan mata Baekhyun yang berkedip lucu dan mata Chanyeol yang hanya menatap lurus.
"Ada apa?".
"Aku akan mati kehabisan nafas karena ciuman gilamu itu!".
"Tapi kau menyukainya kan,huh?".Chanyeol berucap dengan nada rendah.Dia menyingkirkan jemari Baekhyun yang menjadi penghalangnya untuk mencium bibir manis itu.Shit,Chanyeol harus akui sekarang kalau dia jatuh cinta pada bibir merah segar seperti strawberry dan lebih manis dari lolipop.Chanyeol ingin menciumnya sampai mati.
Ketika Chanyeol mendekatkan kepalanya lagi,kini telapak tangan Baekhyun yang bertugas menghalangi bibir tebal Chanyeol yang sudah ingin menyosor lagi.Telapak tangan Baekhyun menutup mulut Chanyeol dan juga menahannya.Baekhyun menatap Chanyeol dengan mata memicing "Berhenti menciumku sembarangan eoh! Atau 'anu'mu kutendang lagi hah!".Mata Baekhyun turun ke area selangkangan Chanyeol.
Chanyeol melepas tangan Baekhyun yang bertengger di mulutnya "Ya! aku hanya meminta ciuman sebagai bayaranku yang berhasil membuatmu senang kembali".Chanyeol mendekatkan wajahnya "Kalau kau berani menendangku adikku,aku akan meninggalkanmu di sini".
Baekhyun meneguk liurnya kasar "Ah,lupakan! Ayo pulang!".Baekhyun segera masuk ke mobil sport hitam milik Chanyeol.Chanyeol yang masih berada di luar hanya tersenyum miring,lalu ikut masuk ke mobilnya.
.
.
.
Tubuh mungil Baekhyun yang polos dihiasi dengan keringat mengkilap itu terhentak-hentak seiring dengan tusukan benda tumpul di dalam lubang anusnya.Desahan nikmat terus keluar dari bibir merahnya yang sudah membengkak akibat ulah seorang namja bertubuh tinggi yang sedang memaju-mundurkan pinggulnya.Ya,Baekhyun tengah menikmati sex pertamanya dengan Chanyeol.Entah bagaimana awalnya hingga dia bisa berakhir di ranjang seperti ini.Sekarang Baekhyun sungguh sangat frustasi,dia ingin melampiaskan rasa nikmatnya yang membuatnya melayang,tapi apa daya jika kedua tangannya diikat di sisi ranjang.Jemari Baekhyun hanya bisa mencengkram tali begitu kuat.
"Anghh..ahh..ahhh...oohhh..enghhh".Baekhyun semakin mendesah hebat di bawah Chanyeol ketika namja tinggi itu semakin menyodok lubangnya lebih cepat dan sangat liar membuat Baekhyun semakin merasakan kenikmatan luar biasa.Chanyeol sendiri sangat menyukai desahan itu yang sangat merdu bagai nyanyian di gereja,membuatnya semakin bergairah.Chanyeol tidak bisa menahannya lagi,dia mungkin akan membuat lubang ini lecet.Ini terlalu nikmat membuat Chanyeol tidak ingin berhenti sampai pagi.
"Aahhh...Baekhh...Shhh..Panggilhhh... namahh-kuhh sayanghh...".Chanyeol mengusap pipi memerah Baekhyun sambil menatap matanya dengan tatapan begitu lembut.
"Sshh..Ohh Ahh ahhh..Channghh- Yeolhh...Nghh Chanyeolhh... aahh ahhh".Desah Baekhyun menuruti perintah Chanyeol.Chanyeol yang merasa terpanggil semakin mempercepat genjotannya pada lubang sempit Baekhyun.Menyodok lubangnya lebih dalam hingga mengenai titik pusat Baekhyun.Dan ketika tusuk ke-3,Baekhyun merasa dia akan orgasme.
"Ohhhh..Chanyeolhhh".
CROT—
—BRUK
"AKH!".
Baekhyun memekik saat tubuh kecilnya menghantam sesuatu.Dan itu sungguh sakit.Baekhyun membuka matanya,ia melihat dirinya yang sudah berada di lantai bersama dengan selimut pororonya.Baekhyun terdiam sebentar sambil mencerna apa yang baru saja terjadi.Dan seketika mata sipit Baekhyun mendadak menjadi besar.Baekhyun mengambil selimut pororonya dengan cepat untuk menutupi tubuhnya dan memeluk selimut itu erat mirip seperti gadis yang mendapati dirinya baru saja diperkosa.
KAMU SEDANG MEMBACA
I Love My Hater
FanfictionBukan tanpa alasan Baekhyun membenci artis tampan Park Chanyeol. Kenangan kurang menyenangkan di masa lalu ditambah dengan perlakuan Chanyeol sekarang membuat Baekhyun merasa telah dicampakkan. Hal itu juga menjadi penyebab Baekhyun membenci Chanyeo...
