Sudah terhitung 15 menit Baekhyun tak kunjung kembali ke apartemennya.Itu terbilang waktu yang lama kalau hanya turun ke basment untuk mengambil barang.Chanyeol memutuskan untuk keluar dari apartemennya,mencari Baekhyun yang mungkin saja tersesat atau hal lainnya yang memperlambat dia untuk datang ke sini.Chanyeol berjalan di koridor dengan kepala yang menoleh ke segala arah mencari namja mungil itu.
Chanyeol berbelok dan langkahnya terhenti mendapati sebuah pemandangan dimana ada dua namja yang ia kenal berada dalam posisi intim.Salah satu dari namja itu adalah sosok yang ia cari.Di sana ada Kris yang sedang mencium kening Baekhyun dengan mesra sementara namja mungil itu hanya menutup matanya.Sungguh pemandangan yang mengejutkan membuat mata Chanyeol sedikit membelalak dan saat itu juga ada perasaan yang menjalar ke tubuhnya,marah dan kecewa.Tatapan mata Chanyeol berubah menjadi menusuk seiring dengan tangan Chanyeol yang mengepal kuat.
"Baekhyun!".Panggilnya membuat kedua insan itu menoleh pada Chanyeol.Kris hanya berwajah santai lain halnya dengan Baekhyun yang terkejut dengan mata membesar dan mulut terbuka.
"Chanyeol...".Baekhyun mendorong dada Kris agar kukungannya terlepas.Dirinya menghampiri Chanyeol,namun sayangnya Chanyeol malah mundur beberapa langkah.Baekhyun berada di depannya dengan jarak tak jauh darinya,saat itu pula Chanyeol melihat penampilan Baekhyun yang berantakan,mulai dari rambut acak-acakkan,bibir memerah yang bengkak,leher yang dipenuhi oleh bercak merah,dan terakhir...bajunya sobek.Karena terlalu marah,Chanyeol bahkan tak dapat berpikir dengan jernih bagaimana itu semua terjadi.Yang ada di pikirannya hanyalah pikiran negatif tentang Baekhyun bermain dengan Kris di belakangnya.
"Kau....mempermainkanku!".
Baekhyun menggeleng "Tidak Chan.Ini tidak-".
"Sekarang aku tahu kalau kau memang lebih memilih Kris.Baik,aku mengaku kalah.Kris,kau mendapatkannya.Kau selalu mendapatkan seseorang yang kau incar".Ucap Chanyeol tanpa memperdulikan penjelasan Baekhyu.Dirinya sangat marah dan kecewa sehingga tidak ingin mendengar penjelasan apapun lagi dari Baekhyun.Chanyeol juga tengah menahan amarahnya untuk tidak memukul Kris atau bahkan menampar Baekhyun,maka dari itu dia harus cepat pergi.Tanpa perlu berbicara panjang lebar,Chanyeol segera pergi meninggalkan Baekhyun.
"Andwae!! Chanyeol!!".
"Baek...".Kris menarik Baekhyun masuk ke pelukannya.Baekhyun hanya menangis menatap punggung Chanyeol yang menjauh.Dia tidak punya kata-kata yang kuat untuk membela dirinya di depan Chanyeol.Mengingat Chanyeol yang kerasa kepala juga semakin mempersulit keadaan.
Apa sekarang artinya Chanyeol sudah melepaskan Baekhyun untukku? -Kris
.
.
.
Chanyeol masuk ke kamarnya dengan perasaan campur aduk hingga membuat nafasnya tersenggal.Dia masih tak percaya jika Baekhyun akan melakukan hal ini padanya.Apa ini yang disebut dengan karma? Ternyata memang sangat menyakitkan.Chanyeol menatap dirinya di depan cermin,apakah semua orang yang ia cintai memang pada akhirnya akan meninggalkannya? Dulu Jessica dan sekarang Baekhyun.Chanyeol tidak mengerti kenapa ini semua harus terjadi padanya seolah Chanyeol memang tidak ditakdirkan untuk mendapatkan cinta dari seseorang yang dicintainya.
Chanyeol merogoh ponselnya yang berada di saku karena ponsel itu berdering tanda ada panggilan masuk.Chanyeol melihat nama Jessica tertera di sana dan langsung saja Chanyeol mengangkat panggilan.
"Bagaimana? Apa tips dariku berhasil eoh? Kalau begitu pasti Baekhyun akan segera meninggalkan Kris dan beralih padamu.Aku benar kan?".
"Semuanya kebalik".
"Mwo? Apa maksudmu?".
"Mereka berdua saling mencintai.Aku putuskan untuk menyerah.Dan soal kerja sama kita,mari akhiri sekarang.Aku sudah tidak butuh lagi".
KAMU SEDANG MEMBACA
I Love My Hater
FanfictionBukan tanpa alasan Baekhyun membenci artis tampan Park Chanyeol. Kenangan kurang menyenangkan di masa lalu ditambah dengan perlakuan Chanyeol sekarang membuat Baekhyun merasa telah dicampakkan. Hal itu juga menjadi penyebab Baekhyun membenci Chanyeo...
