Welcome Back Abhi!!!

22 1 0
                                        

Keesokannya, joshua menjemput Alissa. Alissa sudah rapi, ia ingin kerumah sakit terlebih dahulu setelah itu baru lah ke caffe like coffe.

Tin ... tin.. tin.. *suara klakson mobil joshua

"Joshua? Kok dia jemput aku lebih awal ya, padahal aku mau kerumah sakit dulu" batin Alissa.

Di pertengahan jalan.

"Jo, kamu kenapa jemput aku lebih awal? " tanya alissa.

"Gw tau lu mau kerumah sakit kan, ngeliat keadaan abhi" kata joshua yang santai sebenernya dia sakit perasaannya.

"Hah, iya, kok kamu tau, padahalkan aku belom cerita" tanya Alissa penasaran.

"Cha, gini gini gw calon psikolog yang bisa baca ekspresi orang" kata joshua.

"Apalagi dari ekspresi lu keliatan kalo lu tuh khawatir banget sama abhi, makanya gw fikir lu mau kerumah sakit" sambung joshua yang pura pura serius menatap jalan

"Ahh, jo kamu ngerti banget perasaan orang" kata Alissa.

'Gw emang ngerti perasaan orang, tapi gw gak ngerti perasaan apa yang lagi gw alami' batin joshua.

Joshua pun tersenyum tipis kepada Alissa.

Di rumah sakit, keadaan abhi makin buruk, abhi mengirup nafas dengan sesak, dia masih bisa bertahan hingga saat ini karena tabung oksigen yang ia kenakan. Dalam ilmu kedokteran, bisa dikatakan dia seperti mayat hidup.

Ketika Alissa sampai dirumah sakit, dia mendengar perkataan dokter dan ayahnya abhi, alissa pun menangis tak henti. Joshua berusaha untuk menenangkan Alissa namun dia tak berhenti.

Abhi pun semakin sakratul maut, Alissa pun memerhatikan abhi dari balik kaca.

"Dok, apa tidak ada cara lain agar abhi bisa lebih cepat pulih" kata Alissa yang sambil mengusap air mata ketika dokter keluar.

"Tidak ada, cara satu satu yah kita hanya bisa menunggu dia, jika dia masih menginginkan untuk hidup, dia akan berusahan untuk melawannya, tetapi jika tidak, kemungkinan dia akan pergi" kata dokter.

"Apa saya boleh melihat abhi"
Kata Alissa kepada dokter.

"Silakan, tapi jangan terlalu lama" kata dokter.

"Terima kasih dok" kata Alissa

"Om, aku boleh masuk keruangan abhi gak? Sekali saja om" kata Alissa kepada om syeikh.

"Alissa, kamu kalau mau masuk, masuk saja, tidak usah minta izin kepada om" kata om syeikh.

"Bhi, kamu harus hidup lagi, apapun yang terjadi kamu harus bisa kembali lagi kedunia ini, demi ayah sama mama kamu, demi aku, demi temen-temen, demi orang orang yang kamu sayang" kata Alissa sambil memegang tangan abhi yang sedang duduk disamping abhi.

*Alam bawah sadar

Diruangan gelap tanpa cahaya, abhi mencari cari cahaya hingga akhirnya ia melihat seseorang yang mendekati abhi.

"Mari ikut saya!" Perintah orang itu kepada abhi.

"Kamu siapa, kamu akan bawa saya kemana ?" Tanya abhi yang tidak mengerti seseorang yang berdiri di depannya berpakaian hitam.

When time talkingTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang