Harry's POV
Setelah kemarin aku mengajak Sophia date kita melanjutkan acara makan malam. Kita mengobrol sampai larut malam dengan keluarga besarku. Senangnya bisa mengenalkan Sophia ke orang-orang terdekatku. Jujur saja aku ingin mulai menjalin hubungan yang serius. Dan aku telah menemukan orang yang tepat.
*pagi hari setelah acara thanksgiving*
Harry's POV
Pagi ini kita akan pulang kerumah masing-masing. Acara keluarga ini telah selesai. Dan mungkin kita akan mengadakan acara lain di natal nanti. Setelah siap-siap pulang aku mencari Sophia. Aku mengetuk kamarnya dan keluarlah dia dengan rambut indahnya yang digerai dan ber make up natural. Dia memakai boots hitam se lutut, stocking tipis hitam, short maxi dress bercorak bunga dengan warna-warna pastel serta long coat hitam. Dia terlihat seperti bunga yang baru saja mekar di dinginnya musim dingin.
"Remember, today is our date and i want today to be magical harold! Promise?" Kata Sophia bercanda denganku. "It will be! Promise!" Kata ku sambil meraih tangannya. Kita berpamitan kepada keluargaku dan masuk ke mobil. Anne, Gemma dan Robin akan pergi menginap ke rumah keluargaku jadi malam ini mereka tidak ada dirumah.
Sophia's POV
"Where are you taking me?" Tanyaku penasaran. "Just wait sweetheart" jawab Harry. Aku melihat pemandangan sekitar, beda sekali dengan Jakarta, disini bersih dan tertata. Kita berdua hanya terdiam dan mendengarkan lagu dari radio. Aku berusaha memecahkan suasana. "Hmm i used to think that you are very loud person" kataku. "Ahaha sorry love! I am, hmm let's talk about.... You! Tell me about you" kata Harry.
Aku? Harry ingin tahu tentang aku? Hidupku sangat membosankan. "Uhm let's talk about you Harry! Seriously my life is boring but not you!! You are superstar, a role model, you...." Kataku tapi sebelum akau melanjutkannya Harry memotong pembicaraan ku.
"I get it hahaha, i don't want you to see me that way. I want you to see me as an ordinary boy who had a great life, and trying to be successful, okay?" Tanya nya sambil menatapku. Untung saja lagi lampu merah kalau dia menatapku seperti ini kita bisa aja kecelakaan.
"I will never see you like that Harry, it's just a joke really. I know your family, and i know you. So don't see me as a girl who like to take advantage from you. That's not me. I love yo... Uhm i mean i love your job!" Kataku. Hampir aja keceplosan! Dengan tatapan harry aku pasti selalu jadi gugup dan gabisa menyaring kata-kataku. Tapi tatapan nya hangat dan memberikan kenyamanan. Harry sempat terlihat bingung. Tapi kemudian dia tersenyum dan meraih tanganku. Dia pun berkata, "and i love you too". Aku terdiam dan gabisa berkata apa-apa. Aku merasa dunia baru aja runtuh *lebay*. Aku tersenyum lebar dan mukaku merah. Dan kita melanjutkan perjalanan.
Setelah perjalanan yang panjang sekitar 40 menit kita sampai di sebuah restaurant di tengah kota London. Saat kita keluar dari mobil Harry dan aku langsung di kerubungi fans-fans Harry. Aku sangat panik tapi untungnya Harry menggandeng tanganku dan terus menjagaku. Banyak paparazi yang bersikap dan berkata kasar tapi Harry dan aku tetap melanjutkan perjalanan ke dalam restaurant dengan bantuan satpam-satpam disana. "Give me a minute love" kata Harry. Aku mengangguk. Tanpa melepaskan tanganku dia berbalik badan dan melambaikan tanggannya ke kerumunan penggemarnya. Kita berjalan ke arah meja yang telah di pesan Harry. Di restaurant sama sekali tidak ada pengunjung karen Harry memesan satu tempat ini untuk aku dan dirinya.
Saat kita mendekati meja tempat kita makan aku terkagum. Melihat dekorasi meja dan ruangan ini. Dia mendekorasi nya dengan bunga-bunga mawar merah dan banyak lilin. "Do you like it?" Kata Harru. "I LOVE IT!!!" Kataku sambil memeluknya.
Harry's POV
Dia memelukku. Dia menyukai dekorasiku. Ku kira ini agak berlebihan tapi untung Sophia suka. Aku duduk berhadap-hadapan dengannya. Pelayan membawa makanan pesanan kita. Kita mulai makan dan berbincang tentang diri kita masing-masing. Dia sangat terbuka dengan ku dan aku sangat menghargainya. Setelah selesai makan Sophia berkata "Harry, can you sing a song for me? Please??:(" katanya. "Why now?" Tanyaku.
"Because i want to? Ahaha i really love your voice." Katanya lagi. Aku pun berdiri berjalan ke arah nya dan berlutut di depannya sambil berbisik, "anything for you."
Aku menyanyikan lagu don't let me go. Sophia menyukainya dn bertepuk tangan tanpa henti. How cute!
Setelaah selesai kita pulang kerumah.
Maaf pendek!! VOTE AND COMMENT YA! Next update bakal agak lama hehe:) enjoy!
KAMU SEDANG MEMBACA
I'm Yours
Fiksi PenggemarSophia (19thn) yang bermimpi untuk bertemu band favorite nya. One Direction boyband british yg terkenal di penjuru dunia. Hanya untuk sekedar bertemu dan melihat penampilan mereka secara live. Usaha yang ia lakukan membuahkan hasil yang lebih, tidak...
