empat

259 9 0
                                        

      sesampainya Ali dan Prilly di rumah Ali , yang sudah di tunggu oleh umi
Prilly langsung menghampiri umi dan menanyakan maksud dan tujuan ia di panggil kemari oleh umi

      "Assalamualaikum umi .. ada apa umi memanggil Prilly kemari " ucap Prilly

      " gini Prill.. umi bisa minta tolong " umi meminta tolong pada Prilly

      "bisa mi kalo Prilly bisa tolong Prilly pasti tolong "

*** Umi POV ***

      aku sangat senang terhadap Prilly dia gadis yang akan ku dekatkan dengan anak ku Ali dan rencananya akan ku ajak dia jalan jalan keluar

aku ingin jauh mengenal sosok nya calon menantu

" gini nak .. boleh minta tolong untuk temani umi belanja , umi tidak punya anak gadis kalau seandainya Ali . dia pasti tidak mau nanti juga Ali ikut ko jadi kamu ada temannya " jelas ku

" Oh begitu .. bisa umi tenang aja Prilly siap menemani umi " ucap nya

      aku dan Prilly berjalan menuju mobil yang di kendarakan Ali anak ku . aku sengaja menyuruh Ali yang menyetir mobil dan mengantarkan aku dan Prilly untuk berbelanja

      bukan belanja di mall mewah yang biasa orang lakukan untuk belanja tetapi aku dan Prilly belanja di pasar desa yang becek

aku ingin tahu bagaimana reaksi gadis itu

.
.

      Ternyata gadis itu tidak seperti apa yang aku pikirkan , ia menemani ku belanja dengan senang hati

kulihat kakinya sedikit kotor terkena air kotor pasar ini , kaki putihnya kini terlihat tak indah lagi .. tapi dia merasa tidak masalah sedikit pun

" umi .. " panggilnya

" iya nak "

" mau belanja apa lagi ? " tanya gadis cantik itu

" sudah nak..  Ayo kita pulang " ucap ku

   

      Kini mereka kembali pulang setelah berbelanja kebutuhan yang akan di perlukan nanti

Umi Ali dan Prilly berjalan memasuki pekarangan rumah Ali, setelah menempuh perjalanan yang cukup jauh

    Ali dan Prilly terduduk di kursi kayu yang berada di depan rumah, sedangkan umi Ali membereskan barang belanjaan yang tadi di belinya bersama Prilly

Umi Ali sangat senang bila Ali mulai mendekat pada Prilly semoga saja Prilly akan jadi menantunya dalam hati nya bicara

Ali tampak memanfaatkan waktu nya bersama Prilly untuk mengobrol lebih jauh lagi

      Ali sangat tertarik dengan gadis di sampingnya ini.. Namun ia sangat sungkan untuk mengungkapkannya bilang lah Ali tidak gantle sebagai cowo  yang seharusnya memberanikan diri untuk mengungkapkan perasaannya terhadap gadis yang ia sukai

Biarlah hanya dirinya dan Allah swt yang mengetahui

Biarlah rasa ini tumbuh dengan semaunya dan biarlah aku mencintai mu dalam diam ku

_

      Prilly berada dalam kamar yang menyatu bersama teman teman sepondoknya. di sisi kiri Prilly,  Lala sedang menilap pakaiannya untuk di bawa pulang sementara. Lala akan pulang kerumahnya yang berada di bogor karena ada acara keluarga yang harus di hadiri olehnya

" La..  Kamu benar akan meninggalkan ku sendiri?  " Prilly berucap lirih karena hanya Lala teman terdekatnya

" yahh.. Prill bagaimana lagi aku kan harus hadir " ucap Lala

" yasudah tidak apa apa "

" tapi kalo aku kangen bagaimana? " lanjut Prilly

      Lala memikirkan ucapa Prilly agar Prilly tidak kesepian saat di tinggak olehnya bagaimana caranya yahh???

" wahh..  Aku punya ide bagaimana nanti kamu tulis diary saja yaa..  Sebagai ganti aku nanti saat aku pulang akan ku baca diary mu " Lala mengambil buku diary yang dia beli beberapa hari lalu

" ekmm..  tapi itu kan punya kamu,  aku punya ko diary sendiri "

" ini pakai sudah tidak apa apa "

      Lala menutup koper berwarna abu abu itu dan menyeretnya keluar di ikuti Prilly yang akan mengantarkannya sampai depan gerbang pesantren

" jaga baik baik diri mu ya Prill aku akan cepat kembali " pamit Lala sambil memeluk Prilly

Tak lama mobil berwarna hitam pekat itu membawa sahabat satu satunya Prilly yang dia punya,  Lala telah di jemput dan di bawa pulang oleh kedua orang tuanya

      Ibu Lala cantik sekali berlesung pipit sama seperti Lala bila tersenyum..  Prilly  jadi merindukan ibu di rumah

Ibu Prilly tak kalah cantik dengan ibu Lala , ibu Lala memiliki lesung pipit namun ibu Prilly memiliki mata yang indah yang di turunkan nya kepada Prilly

Prilly memasuki pesantren kembali setelah mengantar sahabatnya

      Di perjalanan Prilly bertemu Ali yang kebetulan akan membantu pak Usman membersihkan kebun , Ali menawari Prilly untuk ikut bercocok tanam dan memetik bunga yang kebetulan Prilly sangat suka bunga

_

669 kata

Cukup pendek sih.. 
Lagi males next yang minat dikit..  Males jadinya

SORRY..



Cinta UntukmuTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang