Chapter 5 : Ingatan samar

2K 187 57
                                    

Peringatan : banyak typo, alurnya tidak jelas dan terlalu cepat.

Happy read semuah! :*

***
.

.

Ada cerita yang mengatakan, sekali kau terikat dengannya maka... kau akan terikat selamanya.

.

.

Takdir anak-anakku sangatlah kejam. Jadi, aku selalu mengatakan ini pada mereka.... bila mereka mencintaimu maka mereka harus melepaskanmu. Karena sekali terikat, kau tidak akan pernah bisa lepas.

Jucia.

.

.

.

Sentuh

Mundur

Sentuh

Mundur

Sen—

 
“Ya Tuhan! Berhentilah melakukan itu pada Aqua!”. Taehyung mengerang jengah sembari menghalangi tangan semua member yang hendak kembali menyentuh telapak tangan Aqua. 
Dia amat kesal pada mereka. Bagaimana tidak, sedari tadi teman-temannya melakukan hal—yang menurutnya aneh—pada Malfan kesayangannya itu. Mereka menyentuh tangan Aqua dengan jari-jari kemudian mundur. Lalu, menyentuh lagi dan mundur kembali. Begitu seterusnya hingga dia jengah, Aqua pun sudah merasakan pegal karena terus menjulurkan tangan ke depan.

Seokjin menatap Taehyung dengan pandangan linglung, “Tae—dia nyata?”. Dia masih merasa tidak percaya akan keberadaan makhluk dihadapannya kini. Makhluk yang hanya dia dengar juga baca di cerita fiksi. Membuatnya berteriak nyaring beberapa menit yang lalu dan nyaris pingsan. Menyebabkan para member lain kalang-kabut menghampirinya dikamar ini.

Mereka terdiam membeku ditempat, bingung—tidak percaya masih menutupi kepala masing-masing, kecuali Jimin. Dia memang sudah mengetahui tentang Malfan hanya saja belum pernah bertemu Aqua sebelumnya.

“Maaf… Kalian pasti kebingungan” ujar Aqua menggaruk pipinya. Suaranya lembut mengalun, menyentak segera kebekuan yang melanda. Perlahan satu-persatu dari mereka mengerjapkan mata. Tersenyum kikuk. Tidak tahu harus menjawab apa atau—lebih tepatnya tidak tahu harus bersikap bagaimana.

Jimin memasang senyum dengan agak kaku.“A—ah, kami memang kebingungan. Hehe” ujarnya sambil menatap ke arah Taehyung yang malah asyik bermain game. Merasa sedang ditatap, Taehyung pun mengalihkan pandangannya.

“Apa?!”

Judes. Begitu pikir yang lainnya.

Berdehem sebentar, Namjoon menginterupsi semuanya. “Hmm.. Baiklah, maafkan kelakuan kami yang barusan. Dan—“

“Aqua. Kalian bisa memanggilku Aqua” ujar mermaid itu dengan senyuman.

“Ya—Aqua, senang bisa mengenalmu. Hmm—Apa kami perlu memperkenalkan diri?”. Bukannya Namjoon tidak sopan, hanya saja mengingat Taehyung yang menjadi Tuan dari sang mermaid, membuatnya berpikir mungkin saja bocah itu sudah menceritakan segala hal tentang mereka semua pada Aqua.

Dan hal tersebut terbukti. “Ah, tidak perlu Taehyung sudah menceritakan tentang kalian padaku”.

Tebakan Namjoon benar.

“Maaf..”. Semuanya menoleh pada Hoseok yang berada didekat Yoongi. “Apa kau bisa berjalan didarat? Maksudku—memiliki kaki?”. Pertanyaan aneh tapi, mengundang rasa penasaran keenam orang itu.

Blue Water (Kim Taehyung) Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang