Sesuai perjanjian gue, gue mau bilang sesuatu di danau.
"Terakhir gue ke sini sama lu, waktu umur 15 tahun" ucap Sonny.
Astaga dia masih inget. Lu beneran belum berubah. Danau ini juga belum berubah. Semua berasa seperti semula ketika gue balik lagi ke sini bareng Sonny. Sekarang mah udah tua :'V terakhir ke sini 5 tahun yang lalu. Gue pengen flashback jadinya. Pengen balik ke usia gue yang masih belia.
"Jadi lu masih pacaran sama Martin?" Tanyanya.
"Uhm, enggak" jawab gue "kenapa?"
"Engga, gue cuma mau bilang.." Dia menghembuskan nafas "..kalo gue sebenarnya suka sama lu"
Gue melihat Sonny.
"Gue tau lu ga bisa terima gue. Karena gue.. Badung" katanya sembari tertawa kecil di akhir kata.
Engga kok, Son. Gue juga suka sama lu tapi...
"Ya setidaknya gue masih bisa jagain lu selama lu ada di samping gue" kata Sonny.
Gue melting 😍😍 dibikin baper sama Sonny, hdue.
"Yaa, Sonny gue makasih banget sama lu. Sikap lu ga pernah berubah dari masih kecil" kata gue.
Dia ngerangkul gue, gue baper abis didekapan Sonny.
"Selama ini gue ga rela kalo lu terus terusan deket sama Martin" katanya.
Oh iya Martin. Anak itu tadi kenapa?
Dia mengangkat dagu gue dan mendaratkan bibirnya pas di bibir gue, Bibir kami bertabrakan. Bibir milik Sonny mencari bibir bawah gue. Lalu memberi sedikit gigitan pada bibir bawah gue. Di sinilah gue First kiss.
Gue melepas bibir gue "cukup, Son"
Dia tersenyum. Mukanya lucu.
"Gue sayang sama lu" kata Sonny.
"Sejak kapan??" Tanya gue.
"Sejak gue ngerti arti cinta" jawabnya.
Dia bilang sejak ngerti arti cinta? Dia pernah bilang ke gue waktu kelas 7, katanya dia suka sama cewe. Ceweknya bangor kata Sonny. Nah gue baru bisa nyimpulin! Berarti Sonny suka sama gue waktu kelas 7? Gila. Kalian ga tau kan kalo gue jaman SMP itu bangor :'v
"Lu paham maksud gue?" tanya Sonny.
"Ya gue paham banget. Jadi, cewe bangor yang lu bilang waktu kelas 7 itu.. Gue? Ya kan??" Kata gue.
"Ya, betul. Biasanya cewe bangor itu dipanggil Dewi bangor" katanya lalu tertawa.
"Ish masih inget aja lu, Skrilly"
Kami berdua tertawa bareng. Udah setengah jam kira kira di sini tapi gue masih betah.
"Oh iya tadi lu mau ngomong sesuatu? Ngomong apa?" Ucapnya.
Eh tunggu dulu. Kalo gue ngomong yang sebenarnya kalo gue pacaran sama Martin itu bohongan, nanti dia marah lagi sama gue. What should i do?
"Sebenarnya gue mau ke danau cuma mau bilang sesuatu" kata gue.
"Iya. Apaan?"
"Ih maksudnya, gue ke danau mau bilang sesuatu. Lu tau kan sesuatu.cuma 1 kata doang 'se-su-a-tu'. Paham?" Alibi gue.
Dia terlihat mikir. Wah ga nyambung nih.
"Ah udahlah abaikan" ucap gue.
"OOHHHH Yayayaya gue baru paham sekarang. Ohh jadi..." Belum selesai bicara udah ketawa terbahak, bahak. Ya ampun Sonny.

KAMU SEDANG MEMBACA
In The Name Of Love
Teen Fiction"tanggal lahirnya sama, lu berdua debang ya?" "yakali, Skrill" "gue mah 14 Mei 1996" "itu sama kaya dia cuk" "oh"