Wangi masakan rumahan menjadi alaram yang membangunkan joong ki dipagi hari. Joongki meraih Iphone mahalnya yang terletak diatas meja samping sofa tempat ia membaringkan diri tadi malam
Pkl 06.12 kst
Ahh tumben ia bisa bangun lebih awal pagi ini.
Joongki mengedarkan pandangan nya kesekitar ruang tamu sederhana flat shin hye, mencari wanita yang menemaninya tidur semalam. Mengingat apa saja yang terjadi semalam membuat seulas senyum tulus terpantri diwajah tampannya.
Membayangkan wangi tubuh shin hye menemani tidurnya, kehangatan tubuh shin hye oh dan jangan lupakan bagaimana sapuan nafas hangat shin hye dipermukaan leher kekarnya membuat joongki serasa ingin kembali menarik shin hye ke sofa dan mengulang kejadian semalam.
Tap tap tap
Bunyi langkah kaki yang sudah bisa dipastikan joongki tahu siapa pemiliknya, terdengar mendekati joongki.
Joongki mengangkat wajahnya dan memandang wajah malaikatnya yang sedang tersenyum manis berdiri dihadapannya jangan lupakan seragam lengkap shinhwa academi melekat indah ditubuh mungilnya.
"Yak oppa, a-apa ada yang aneh dengan penampilan ku?"
Suara shin hye menyentak joongki dari lamunannya.
"Ah maaf aku melamun, sejak kapan kau bangun shin?, kenapa tidak membangunkan ku?"
Joongki menjawab pertanyaan shin hye dengan pertanyaan darinya.
"Mian oppa, oppa tampak sangat lelap tidurnya jadi aku memutuskan membuat sarapan lebih dulu baru akan membangunkan oppa."
Shin hye merasa mulai terbiasa dengan panggilan oppa pada joongki, sedangkan joongki jangan ditanya bagaimana suasana hatinya saat ini, ia merasa sangat bahagia, jauh lebih bahagia dibandingkan saat pertama kali menjalin kasih dengan suzi.
"Ahh begitu, baiklah ayo kita sarapan"
Joongki beranjak lalu menarik lengan shin hye
"Yaak oppa kau belum mandi, lagipula apa kau tidak kesekolah hari ini?"
Joongki tersenyum mendengar penuturan shin hye yang tidak lagi gugup saat berbicara dengan nya.
"Aku lapar shin-ah, aku pikir bagaimana kalau hari ini kita bolos saja aku ingin berduaan dengan mu seharian ini."
Shin hye memerah mendengar penuturan pria yang saat ini berstatus kekasihnya ini
"Mana boleh seperti itu oppa, hari ini ada ujian sastra korea dari chuli saem, aku tidak ingin nilaiku buruk nantinya"
Joongki terpana melihat shin hye mengerucut kan bibirnya.
'Astaga aku ingin lagi,"
Tiba-tiba
CUP
"Ia ia bawel, aku akan menelepon chanyeol dan menyuruhnya mengantarkan seragamku"
Mata shin hye membola akibat joongki yang secara tiba-tiba mengecup singkat bibirnya
Brukkk
Shin hye menubrukan tubuhnya dengan tubuh joong ki menelusupkan wajahnya yang sudah dipastikan sangat memerah ke dada bidang joongki
"Hey ada apa dengan mu eoh?"
Joongki mengelus rambut shin hye yang masih bertahan dengan posisi wajah yang melekat pada dada bidang joongki, senyum jahil terus menghiasi wajah tampannya.
ia senang dengan tingkah shin hye saat ini.
Hanya gelengan kepala yang joongki dapatkan dari shin hye.
"Hey bicaralah,
atau kemari, perlihatkan wajahmu."
Joongki semakin menjahili shin hye, sungguh sikap yang sangat kontras dengan sikapnya saat berada dengan orang lain, bahkan suzi pun tidak bisa membuat joongki bersikap seperti ini.
KAMU SEDANG MEMBACA
prince from hell
Romanceshin hye kenapa kau begitu misterius? kau bagaikan bunga beracun begitu sulit diraih. joong ki aku begitu menginginkan mu namun semua terasa begitu sulit untuk dikatakan. kau akan menjadi miliki seorang perjalanan cinta yang penuh tantangan.seorang...
